Jumat, 12 Juni 2026

Jembatan Terpanjang di Ende Diresmikan

ENDE, POS KUPANG.Com---Bupati Ende, Drs. Don Wangge, meresmikan jembatan gantung terpanjang di Kabupaten Ende, tepatnya di Desa Mbuliwaralau, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, Senin (22/3/2010).

Tayang:

Peresmian jembatan gantung karya masyarakat desa setempat melalui program PNPM tahun 2009 itu ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Ende, Don Wangge. Jembatan ini memiliki panjang 60 meter dan lebar 1,5 meter dikerjakan masyarakat setempat secara swadaya.

Demikian penjelasan Lukas Rudolf Lado, Asisten Pemberdayaan Fasilitator PNPM Kabupaten Ende, melalui email kepada kepada Pos Kupang, Kamis (25/3/2010).  Bupati Don Wangge, dalam sambutannya memuji masyarakat desa setempat karena mampu membangun jembatan yang secara teknis sulit dikerjakan. Namun berkat pendampingan fasilitator teknik, maka jembatan ini berhasil dikerjakan dan memiliki tinggi dari permukaan air kali 20 meter. Jembatan ini   dikerjakan dengan konstruksi sangat baik.

Namun demi keselamatan jembatan, ia memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ende untuk melakukan pekerjaan jalan masuk menuju jembatan dan bronjong pengaman untuk mengamankan pinggir kali dari gerusan air.  "Pola kerja tetap mengikuti mekanisme PNPM-MP, di mana masyarakat yang mengerjakan program itu," katanya.


Pada bagian lainnya, Bupati Don Wangge mengingatkan semua pihak di kecamatan dan desa agar melakukan kegiatan sesuai petunjuk. "Jangan ada pemaksaan kehendak. Kita harus mengikuti ketentuan yang ada dalam petunjuk," katanya.
Jembatan ini menelan dana PNPM Rp 265 juta, dan dana swadaya masyarakat Rp 17 juta lebih. Hadir Kepala BPMD Ende, Martinus Ndate, SH, Camat Wolowaru,  Karolus Djemada, S.Sos, Fasilitator Teknik Kabupaten Ende, Charles Lay,  serta sejumlah pejabat. (ris)

Sarana PNPM-MP Lain yang Diresmikan


Gedung SD di Desa Rindiwawo
Gedung SD di Desa  Mbuliwaralau
Proyek  perpipaan di Desa Nakambara
Posyandu di Desa Lisedetu
Saluran irigasi di Desa Wolokoli.  
Panen perdana padi dan ubi Cileduk

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved