VIDEO: Uang Pelayanan Masyarakat Miskin di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Dikembalikan Rp 3 M

VIDEO: Uang Pelayanan Masyarakat Miskin di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Dikembalikan Rp 3 M Lebih.

VIDEO: Uang Pelayanan Masyarakat Miskin di NTT Dikembalikan Rp 3 M Lebih 

POS-KUPANG.COM I KUPANG - VIDEO: Uang Pelayanan Masyarakat Miskin di NTT Dikembalikan Rp 3 M Lebih

Anggota Komisi V DPRD NTT, Pdt. Karel Zet Koro, S.Kom,M.M menyoroti soal sisa lebih hasil perhitungan anggaran (Silpa) tahun anggaran 2018 pada bidang pelayanan kesehatan penduduk atau masyarakat miskin di NTT.

Karel menyampaikan hal ini pada saat rapat Komisi V DPRD NTT dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) NTT .
Rapat ini berlangsung di ruang rapat Komisi V DPRD NTT, Sabtu (15/6/2019).

Rapat ini dipimpin Ketua Komisi V DPRD NTT, Jimmi W.B. Sianto,S.E,M.M dihadiri sejumlah anggota, yakni Anwar Hajral, Yohanes Rumat, Kristin Samiyati Pati, Maxi Adi Pati Pari, Karel Zet Koro dan Rafael Ga.

VIDEO: Bupati TTU Bersama ASN dan Pegawai Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan Perkantoran

VIDEO: Jaksa di Sumba Timur Beri Pelayanan Hukum Gratis dan Perkenalkan E-Tilang Kepada Masyarakat

VIDEO: Ramalan Zodiak Hari Ini, Minggu 16 Juni 2019, Reputasi Capricorn Kuat, Leo Sibuk

Dari Dinkes NTT hadir Kepala Dinkes NTT , drg. Domi Mere, Kepala Bidang P2P, dr. Thresia Sarlyn Ralo,MPH, Kabid Kesehatan Masyarakat, drg. Maria Silalahi,MPHM, Kabid SDM Kesehatan, Lusiana Hermanus,S.H,M.H dan lainnya.

Menurut Karel, Silpa pada item pelayanan kesehatan bagi penduduk atau masyarakat miskin pada Dinkes NTT mencapai Rp 3,517.042.610 atau mencapai 51.78 persen.

Padahal, lanjut Karel alokasi anggaran untuk pelayanan maayarakat miskin ini Rp 6.792.013.200 dan realisasi hanya Rp 3.274.970.590.

"Sisa dana yang banyak ini membuat saya merasa terganggu, ketika ada Silpa begini besar terhadap pos pelayanan masyarakat miskin. Kenapa tidak ada gerakan jemput bola," tanya Karel.

Dikatakan, dengan sisa anggaran begitu besar, membuat dirinya bertanya soal program pelayanan masyarakat miskin di NTT.

"Hati saya tergelitik, kenapa tidak ada upaya jemput bola untuk layani kesehatan masyarakat miskin," katanya.

VIDEO: Ramalan Zodiak Cinta dan Karir Minggu 16 Juni 2019, Aquarius Dapat Promosi, Leo Bertengkar

VIDEO: Gubernur NTT, Viktor Laiskodat Ke Perbatasan Matim - Ngada untuk Lakukan Hal Ini

VIDEO: Begini Komitmen TP PKK NTT Dukung Pencegahan Stunting di NTT

Ketua Komisi V DPRD NTT,  Jimmy Sianto mengatakan, dana pelayanan penduduk miskin disetor kembali sekitar 50 persen lebih dan ini perlu diperhatikan kedepan.

Kadis Kesehatan NTT, drg. Domi Mere mengatakan pelayanan bagi masyarakat miskin akan diperhatikan pada waktu mendatang sehingga ada perbaikan -perbaikan pelayanan.

"Saya sepakat bahwa pelayanan ini butuh hikmat, tapi tentu ada konsekwensi anggaran. Kita harapkan di tahaun ini bisa lebih baik," kata drg. Domi.

Dikatakan, untuk melayani orang miskin, bukan saja oleh Pemerintah Provinsi tapi juga bersama pemerintah kabupaten dan kota. (POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Nonton Videonya Di Sini :

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved