Setya Novanto Kepergok di Tempat Penjual Bahan Bangunan di Kawasan Padalarang

Terpidana Korupsi Setya Novanto Kepergok di Tempat Penjual Bahan Bangunan di Kawasan Padalarang

Editor: Kanis Jehola
KOMPAS.com/ANTARA/RENO ESNIR
Terpidana kasus korupsi proyek KTP elektronik, Setya Novanto (tengah) berada dalam mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (10/4/2019). Setya Novanto menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Markus Nari terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP-elektronik dengan dugaan menerima uang sebanyak Rp 4 miliar untuk memuluskan pembahasan anggaran perpanjangan proyek pada tahun anggaran 2013. 

Terpidana Korupsi Setya Novanto Kepergok di Tempat Penjual Bahan Bangunan di Kawasan Padalarang

POS-KUPANG.COM | BANDUNG - Setya Novanto dikabarkan kembali pelesiran. Terpidana kasus korupsi itu terlihat di tempat penjual bahan bangunan di kawasan Padalarang, pada Jumat (14/6/2019) kemarin.

Sebelum adanya informasi tersebut, mantan Ketua DPR tersebut dikabarkan izin berobat ke rumah sakit Santosa Bandung.

Polisi Limpahkan Berkas Perkara Warga Kota Kupang yang Bawa Senpi Rakitan

Kepala Kantor Kemenkum HAM Jabar Liberti Sitinjak mengatakan, awalnya Novanto izin keluar lapas Sukamiskin untuk berobat. Liberti mengaku sempat menyidak rumah sakit Santosa untuk memastikan keberadaan Novanto.

"Sebenarnya izin dia keluar itu kan untuk berobat, saya sempat menyidak beliau itu pada masuk RS tanggal 12. Saat di RS itu, memang secara kasat mata ada infus menempel di tangan kanan," kata Liberti dihubungi Kompas.com Sabtu (15/6/2019).

BREAKING NEWS: Gelombang Tinggi di Laut Sawu Capai 4 Meter, Kapal Ferry Batal ke Ende dan Sabu

Liberti kemudian menanyakan terkait sakit yang diderita Novanto saat itu. "Saya tanya sakitnya apa, katanya tangan sebelah kiri tak bisa digerakan. Namun karena sudah ada infus disitu itu sudah bidangnya dokter," kata Liberti.

Meski begitu Liberti tak dapat memastikan sakit sebenarnya yang diderita Novanto. "Kalau soal penyakit nya itu saya tak bisa terlalu dalam karena itu ranah kedokteran, mungkin nanti hari Rabu kita bicara lagi penyakit apa sebenarnya, karena saya enggak bisa ngarang kalau soal medis," terangnya.

Saat menemui Novanto Di RS, Liberti bahkan sempat menyampaikan pesan kepada Novanto untuk tidak berulah dan bikin kegaduhan ketika sedang berobat.

"Saya bilang ke beliau, sudah kalau berobat ya berobat, jangan buat kegaduhan yang aneh - aneh, berobat saja," katanya.

Ketika pulang dari RS, Liberti mendapat laporan pada Jumat (14/6/2019) dari Kalapas Sukamiskin terkait berita di media sosial bahwa Novanto tengah berada di Padalarang.

"Setelah tahu itu saya sambil on the way Lapas Sukamiskin, perintahkan lakukan pemeriksaan terhadap petugas pengawalnya sekaligus juga kepada Novantonya," kata Dia.

Seperti diberitakan, terpidana kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto, dipindahkan dari Lapas Sukamiskin Bandung, Jawa Barat, ke Rutan Gunung Sindur di Kabupaten Bogor, Jumat (14/6/2019).

Novanto dibawa keluar dari Lapas Sukamiskin pada pukul 22.30 WIB. Pemindahan dilakukan malam itu juga setelah foto pria yang diduga dirinya tengah pelesiran di Kabupaten Bandung Barat, beredar luas, Jumat.

Kakanwil Kemenkum HAM Jabar Liberty Sitinjak mengatakan, terpidana 15 tahun penjara itu dipindahkan ke Rutan Gunung Sindur yang memiliki pengamanan ekstra ketat.

Lapas Gunung Sindur, lanjut dia, merupakan lapas dengan mayoritas narapidana kelas kakap. Kebanyakan adalah narapidana kasus teroris, bandar narkoba maupun korupsi. (Kompas.com/Agie Permadi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sebelum Kepergok Pelesiran, Novanto Dirawat karena Tangan Kiri Tak Bisa Digerakan",

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved