Tolak People Power dan Ajak Warga Tidak Terprovokasi, Ini Pernyataan Tokoh Agama Laenamnen

-Tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka sepakat menolak gerakan people power

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
FOTO BERSAMA--Tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka foto bersama, Selasa (14/5/2019) 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| BETUN----Tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka sepakat menolak gerakan people power.

Tokoh agama mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta menjaga kedamaian pasca Pemilu nasional 2019.

Hal itu dikatakan Romo Bernadinus Humoen Pr kepada wartawan, Selasa (14/5/2019). Menurut Romo Bernadinus, sebagai tokoh agama, ia mengajak semua umat di Laenmanen agar tidak mudah terpancing dengan wacana people power. Karena wacana people power ini hanya untuk kepentingan politik sesat yang dapat menimbulkan perpecahan.

Liga 1 Musim 2019- Marko Simic Pasti Tampil saat Persija Jakarta vs Barito Putera, 20 Mei Nanti

Romo juga meminta masyarakat dan para pendukung calon presiden untuk tetap bersabar menunggu penetapan dari KPU RI serta menerima keputusan dengan lapang dada. Jika ada kelompok yang belum terima keputusan itu bisa menempuh jalur hukum, bukan dengan cara yang dapat memecahbelah anak bangsa.

Demi menjaga situasi kondusif, para tokoh agama mengimbau kepada seluruh masyarakat Kecamatan Laenmanen untuk tidak ikut-ikutan dalam gerakan people power.

Pertandingan Liga 1 2019 di Indonesia Dihentikan

Kemudian tidak mengintimidasi atau melakukan aksi-aksi untuk membangun opini tanpa berdasarkan fakta karena hal itu dapat mengganggu kenyaman masyarakat.(*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved