3 TPS Di Ende Dilakukan Pemilu Ulang

Sebanyak 3 TPS di Kabupaten Ende akan dilakukan Pemilihan Suara Ulang.Tiga TPS tersebut masing-masing di TPS 03, TPS 11 serta TPS 17 Kota ratu, Ende

3 TPS Di Ende Dilakukan Pemilu Ulang
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
COBLOS/Bupati Ende, Ir Marsel Petu Saat Mencoblos di TPS 16, Kelurahan Onekore, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende, Rabu (17/4/2019). 

3 TPS Di Ende Dilakukan Pemilu Ulang

Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM | ENDE- Sebanyak 3 TPS di Kabupaten Ende akan dilakukan Pemilihan Suara Ulang (PSU).

Tiga TPS tersebut masing-masing di TPS 03 dan TPS 11 serta TPS 17 semuanya di Kelurahan Kota Ratu, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende.

Demikian informasi yang diterima Pos Kupang.Com dari Anggota Bawaslu Kabupaten Ende, Bastian Wena, Jumat (19/4/2019) di Ende.

Tak Bisa Mencoblos, Ribuan WNI di Sydney Tanda Tangani Petisi Pemilu Ulang

Bastian mengatakan terkait dengan pelaksanaan PSU di 3 TPS tersebut Bawaslu Kabupaten Ende telah mengeluarkan rekomendasi kepada KPU Kabupaten Ende untuk segera menindalanjuti rekomendasi tersebut.

Anggota KPU Kabupaten Ende, Frans Lotar Piara yang dikonfirmasi terkait dengan rekomendasi dari Bawaslu Kabupaten Ende membenarkan bahwa KPU Kabupaten Ende telah menerima rekomendasi dari Bawaslu Kabupaten Ende untuk dilakukan PSU di 3 TPS.

Frans mengatakan bahwa berdasarkan rekomendasi dari Bawaslu menyatakan  di 3 TPS tersebut ditemukan adanya indikasi pelanggaran seperti ada warga yang mencoblos hanya dengan menggunakan kartu keluarga dan ada yang mencoblos hanya menggunakan KTP.

Namun tidak masuk dalam daftar pemilih tetap ataupun daftar pemilihan tambahan maupun daftar pemilih khusus.

68 Surat Suara Sisa Dicoblos, Panwaslu Mabar Rekomendasikan Pemilu Ulang

“Ada yang baru datang dari Batam dan langsung ikut mencoblos dan anehnya petugas TPS justru memperbolehkannya sementara yang bersangkutan tidak masuk dalam daftar pemilih bain daftar pemilih tetap ataupun pemilih tambahan maupun pemilih khusus,’kata Frans.

Menurut Frans rata-rata persoalan di 3 TPS sama yakni ada warga yang tidak masuk dalam daftar pemilih tetap dan daftar pemilih tambahan namun ikut coblos hanya dengan membawa kartu keluarga.(*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved