Bupati Ende Sebut 18 Desa di Wilayahnya Belum Teraliri Listrik

Bupati Ende Ir Marsel Petu Sebut 18 Desa di Kabupaten Ende Belum Teraliri Listrik

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ROMUALDUS PIUS
Bupati Ende, Ir Marsel Petu menyampaikan pidato perdana di Gedung DPRD Kabupaten Ende, Rabu (10/4/2019). 

Bupati Ende Ir Marsel Petu Sebut 18 Desa di Kabupaten Ende Belum Teraliri Listrik

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Bupati Ende, Nusa Tenggara Timur ( NTT), Marselinus Petu, menyebut, 18 desa di wilayahnya hingga saat ini belum menikmati listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Hal itu disampaikan Marselinus ketika dihubungi Kompas.com, Minggu (14/4/2019) pagi. Menurut Marsel, dari total 255 desa di Ende, masih tersisa 18 desa yang sampai sekarang belum menikmati listrik dari PLN.

Marsel pun telah berkoordinasi dengan pihak PLN agar desa-desa yang belum berlistrik bisa dituntaskan dalam tahun ini.

Ratusan TPS di Kuala Lumpur Dipangkas Jadi Tiga, Pemilih Membeludak

"Kita sudah sampaikan ke PLN dan mereka siap untuk merealisasikannya dalam tahun ini," ucap Marselinus.

Pemerintah, lanjut Marselinus, sedang mengupayakan sambungan listrik dari rumah ke rumah dengan sejumlah alternatif pembiayaan seperti dana desa, APBD, serta dukungan program penyambungan gratis yang disediakan PLN.

Bawaslu Padang Kerahkan 2.500 Personel Tertibkan Alat Peraga Kampanye

Kebutuhan listrik, kata bupati dua periode itu, sangat penting untuk menggerakkan perekonomian masyarakat dan juga merangsang pertumbuhan sektor lain, salah satunya untuk investasi di bidang pariwisata.

Marselinus mengatakan, hal ini penting karena begitu investor datang dan mengetahui listrik di Ende masih mati-hidup karena pakai PLTD, maka mereka bisa membatalkan minatnya untuk berinvestasi.

Politisi Golkar itu meyakini, kebutuhan listrik di daerahnya ke depan segera teratasi karena adanya pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sokoria.
Pembangkit listrik baru yang memanfaatkan potensi energi baru terbarukan (EBT) ini, lanjutnya, memiliki kapasitas sebesar 2x15 mega watt (MW).

Marsel menyebut, jika kapasitas ini bisa dimanfaatkan semua, maka tidak hanya di Ende, namun bisa disalurkan untuk seluruh Pulau Flores. (Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved