Menjelang Pemilu Nasional 2019, Kapolda NTT Beri Catatan Untuk Media Massa

situasi ini merupakan situasi yang dihadapi secara nasional dimana muncul banyak pemberitaan yang berisi kebohongan-kebohongan

Menjelang Pemilu Nasional 2019, Kapolda NTT Beri Catatan Untuk Media Massa
POS KUPANG/RYAN NONG
Kapolda NTT Irjen Pol Drs Raja Erizman di ruang kerjanya, Rabu (10/4/2019). 

Menjelang Pemilu Nasional 2019, Kapolda NTT Beri Catatan Untuk Media Massa

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Kapolda NTT Irjen Pol Drs Raja Erizman memberi beberapa catatan kritis untuk media massa menjelang pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) Nasional tahun 2019. Sesuai dengan jadwal yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia, Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) akan dilaksanakan pada Rabu 17 April 2019.

“Semakin kita mendekati (pelaksanaan Pemilu), semakin banyak nanti berita yang memuat kebohongan-kebohongan,” ujar Kapolda kepada POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Rabu (10/4/2019) sore.

Orang nomor satu di Polda NTT ini menjelaskan, situasi ini merupakan situasi yang dihadapi secara nasional dimana muncul banyak pemberitaan yang berisi kebohongan-kebohongan yang dapat memperdaya masyarakat Indonesia.

Oleh karena itu, Kapolda memberi catatan kritis kepada media agar dalam pemberitaannya mengedepankan pemberitaan yang bersifat konstruktif dan tidak menciptakan ketakutan ketakutan dalam masyarakat.

KPU Minta Publik Manfaatkan Debat Kelima untuk Tentukan Pilihan

Presiden Minta Kapolri Tegas dalam Penanganan Kasus Audrey di Pontianak, Pelaku Jadi Tersangka

Patroli Pam Pemilu KRI I Gusti Ngurah Rai GNR-332 di NTT, Danlantamal VII : Kondisi NTT Aman

Geng Siswi SMA Tersangka Pengeroyok Siswi SMP Mengaku Bersalah dan Minta Maaf

“Catatan untuk media, saya berharap media ini memberikan suatu peliputan dan pemberitaan yang sifatnya konstruktif, memberikan suatu hal yang baik, jangan membuat berita berisi suatu hal yang menakutkan sehingga masyarakat ini merasa takut,” ungkapnya.

Ia berharap agar dalam pemberitaannya, media memegang objektivitas media dan independensi media sehingga tidak menyudutkan atau mendiskreditkan salah satu pihak.

“Saya berharap pemberitaan yang tidak menyudutkan dan mendiskreditkan pihak-pihak tertentu, pemberitaan yang netral-netral saja, dan tentunya senantiasa mengimbau warga masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya,” lanjut Kapolda.

Ia juga mengimbau agar media dapat membuat pemberitaan yang mengimbau dan mengajak masyarakat untuk menyukseskan pelaksanaan pemilu dengan menggunakan hak pilihnya secara bijak dan bertanggungjawab karena aparat keamanan baik Polri maupun TNI menjamin keamanan selama Pemilu.

Untuk pengamanan Pemilu Nasional 2019, Polda NTT menyiapkan sebanyak 7.478 personel Polri untuk tugas pengamanan di wilayah Provinsi NTT. Jumlah itu merupakan perhitungan dua pertiga dari jumlah total personel yang dimiliki Polda NTT. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved