Maling Tinggalkan Rp 5.000, Lusia Leto Tak Punya Ongkos Pulang ke Kedang
Maling tinggalkan Rp 5.000, Lusia Leto tak punya ongkos pulang ke Kedang
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Kanis Jehola
Maling tinggalkan Rp 5.000, Lusia Leto tak punya ongkos pulang ke Kedang
POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Malang benar Lusia Leto. Warga Kedang, Kabupaten Lembata di Provinsi NTT, kehilangan uang Rp 24 juta dari atas miliknya, Kamis (11/4/2019) dini hari dalam pelayaran KM Umsini dari Pelabuhan Makassar menuju ke Pelabuhan Lorens Say Maumere di Pulau Flores.
Pencuri hanya menyisahkan uang Rp 5.000, terdiri dari pecahan Rp 2.000 dua lembar dan satu lembar pecahan Rp 1.000. Lusia mengaku tak punya ongkos lagi untuk pulang ke Kedang.
• Ini Rahasia Tommy Soeharto untuk Bisa Jadi Pengusaha Sukses
"Dia hanya sisakan Rp 5.000. Saya tidak punya ongkos lagi untuk makan minum dan pulang ke Kedang," ujar Lusia memperlihatkan pecahan uang kepada wartawan di Mapolres Sikka, Kamis petang.
Lusia mengaku kaget kehilangan tas warna coklat berisi uang tak berada di sisinya. Ia mencari dan menemukan di dek enam kapal.
• 15 Tahun Menunggu, Pasangan Suami Istri Ini Akhirnya Dikaruniai 3 Bayi Kembar
"Saya tidur lelap, kaget bangun tas saya tidak ada lagi. Tas ditemukan di dek enam. Isinya sudah dikuras maling," ujar Lusia.
Ia lalu melapokan kehilangan uang itu ke bagian informasi kapal dan mengumumkan kasus kehilangan uang itu kepada para penumpang. Hingga berita ini diturunkan polisi mengamankan seorang pria dan tiga orang saksi. Belum diketahui apakah pria ini merupakan pelaku pencurian, polisi masih mendalami keterangan mereka.
Lusia, bekerja di sebuah restoran di Tanjung Pinang, Propinsi Bangka Belitung. Uang itu dikumpulkan selama beberapa tahun dari gajinya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a)