Polda NTT Sebut NTT Rawan Politik Identitas

ia juga menyebut penyebaran hoax sebagai sebuah kondisi yang berpotensi menimbulkan kerawanan.

Polda  NTT Sebut NTT Rawan Politik Identitas
POS KUPANG/RYAN NONG
Karo Ops Polda NTT Kombes Pol Rudi Kristantyo pada Rapat Kerja Perkembangan Situasi di Provinsi NTT dalam rangka pemilu 2019. 

Polda  NTT Sebut NTT Rawan Politik Identitas

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Kepolisian Daerah (Polda) NTT menyebut salah satu potensi kerawanan dalam pemilu presiden dan pemilu legislatif di NTT pada tahun 2019 adalah politik identitas.

Hal ini diungkapkan Kapolda NTT Brigjen Pol Drs Raja Erizman melalui Karo Ops Polda NTT Kombes Pol Rudi Kristantyo pada Rapat Kerja Perkembangan Situasi di Provinsi NTT dalam rangka pemilu 2019.

Kombes Rudi menjelaskan, berdasarkan pantauan Polda, di wilayah NTT masih berpotensi dilakukan politik identitas dalam memenangkan pemilu baik itu pemilu Presiden maupun Pemilu Legislatif.

“Yang paling rawan itu politik identitas, itu yang sering terjadi (di wilayah NTT),” ungkap Kombes Rudi.

Selain politik identitas, ia juga menyebut penyebaran hoax sebagai sebuah kondisi yang berpotensi menimbulkan kerawanan.

TRIBUN WIKI: Ini Tempat Favorit Sup Ubi di Kota Kupang

Mengkhawatirkan Sampah Plastik di Teluk Maumere

Lembaga WHO Mengutuk Kekerasan terhadap Pekerja Kesehatan

Live Streaming & Sinopsis Drama Korea The Last Empress Episode 15-16 Rabu 27/2/2018 di Trans TV

“Juga ada penyebaran hoax, kami punya tim siber crime yang memantau aktivitas medsos termasuk untuk kampanye itu setiap saat,” katanya.

Ia menjelaskan pihaknya tegas terhadap persoalan penyebaran hoax dan berita bohong di media sosial. Jika ada yang melakukan pelanggaran maka akan ditindak tegas.

“Kita tegas, alatnya lengkap sekali. Jadi biarpun sembunyi dalam lobang semut pasti terdeteksi dan tertangkap oleh kami,” tegasnya.

Polda, lanjutnya telah memetakan sepuluh potensi konflik pelaksanaan pemilu 2019, yang terdiri dari DPT, Hak suara, kampanye, politik uang, logistik pemilu, SARA, Politik Identitas, Berita Hoax, Hasil Quick Count, serta potensi Penghitungan di TPS.

Namun demikian, menegaskan bahwa Polri berkomitmen untuk bersikap netral, tidak berpihak, tidak memilih atau dipilih dan tidak melibatkan diri dalam politik praktis.

Akbar Tanjung Tiba di Atambua Langsung Sarapan di Restoran

Ketua PN Labuan Bajo Berharap Tidak Ada OTT Oleh Saber Pungli di Daerah Itu

KM Sirimau Hari Ini Berlayar ke Manokwari, Ini Jadwalnya

Dalam Operasi Mantap Brata yang dilaksanakan Polda NTT, pelibatan kekuatan Polri terdiri dari 1.405 anggota Polda NTT dan 6.073 anggota Polres Jajaran.

Selain itu juga dibacup dengan kekuatan TNI sebanyak 2.179 anggota dan Linmas sebanyak 29.613 anggota. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved