DLHK Kota Kupang Akui Lippo Belum Serahkan Laporan Semester

Pembicaraan dengan pihak manajemen lengkap sekali, khususnya limbah padat (sampah) mereka tidak tahu

DLHK Kota Kupang Akui Lippo Belum Serahkan Laporan Semester
POS KUPANG/RYAN NONG
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang Safira Z Yusuf M.Si bersama tim usai pertemuan dengan manajemen Lippo Kupang pada Jumat (22/2/2019). 

DLHK Kota Kupang Akui Lippo Belum Serahkan Laporan Semester

 POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kupang mengakui pihak manajemen Lippo Mall belum menyerahkan laporan semester terkait pengelolaan dan pengawasan lingkungan di tempat itu selama beberapa waktu belakangan.  

Sebagai pihak yang berwenang mengawasi dampak lingkungan dari operasional kegiatan tempat usaha tersebut, DLHK mengaku hanya diberikan satu kali laporan pada awal pembukaan Lippo Mall.

Padahal sesuai dengan regulasi, laporan pengelolaan lingkungan harus diberikan secara rutin setiap enam bulan kepada DLHK Kota Kupang sebagai pihak pengawas.

Terkait Ancaman Penutupan Lippo Mall, Manajemen Enggan Berkomentar

DPRD NTT Setuju Gubermur Tutup Perusahan yang Tidak Tertib Pengolahan Sampah

Gubernur Viktor Ancam Tutup Lippo Plaza, Jimy Sianto: Itu Pukulan Telak

Sekretaris DLHK Kota Kupang Hanifa Z Yusuf M.si kepada wartawan usai pertemuan dengan manajemen Lippo Mall di lantai 1 Lippo Mall pada Jumat (22/2/2019) siang mengungkapkan, pertemuan tersebut dilakukan menindaklanjuti perintah Gubernur NTT untuk mengecek “kelengkapan dan kelayakan” Lippo Mall sebagai syarat operasi.  

Menurut Hanifa, dalam pertemuan tersebut pihak manajemen mengaku kalau mereka baru mengetahui kondisi sampah yang dibuang di tanah milik Pemprov itu pada saat sidak Gubernur Viktor.

“Pembicaraan dengan pihak manajemen lengkap sekali, khususnya limbah padat (sampah) mereka tidak tahu, katanya bukan mereka punya.

Penyampaian mereka, bahwa mereka buang di TPS yang ada, waktu sidak mereka baru tahu kalau ada sampah sampai manajernya pilih pilih sampah waktu diperintah gubernur,” ungkapnya.

Teman Baik Jimin BTS Bongkar Sifat Jimin BTS di Acara I Can Hear Your Voice, ARMY Masih Cinta Ya?

Mulai Hari Ini TCash berubah Jadi LinkAja

Kelurahan Fatululi Pernah Dapat Bendera Hitam

Lebih lanjut Hanifa menjelaskan, khusus untuk amdal itu dikeluarkan di tingkat BLHD Provinsi NTT, sedangkan untuk izin lingkungan diteken oleh Dinas LHK Kota Kupang.

Namun terkait temuan sampah dan limbah di lokasi yang bukan peruntukannya, ia mengaku kaget karena ada MOU yang jelas antara Pemkot Kupang dan pihak Lippo.

“Kita melihat limbah padat itu sampah, kita ada MOU-nya, dimana setiap bulan dibayar ke pemda dan setiap hari diangkat oleh petugas kebersihan. Tetapi kok tidak dibuang disitu (TPS), kok ada di halaman orang itu bapak gubernur sendiri yang temukan,”

Renungan Harian Katolik Sabtu 23 Februari 2019 Markus 9: 2-13 Berubah Rupa dan Perspektif

Renungan Harian Kristen Sabtu 23 Februari 2019 Tetap Jadi Gandum Bernas Walau Ilalang Disekelilingmu

Pada Jumat siang, selain dilakukan pertemuan antara Manajemen Lippo dan DLHK Kota, juga dilakukan pengambilan sampel dan uji lab oleh tim dari BLHD Provinsi NTT di lokasi pengolahan limbah cair milik Lippo Mall. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved