Bupati TTS Ajak ASN dan Masyarakat Umum Masuk Koperasi

Bupati TTS, Egusem Piether Tahun memberikan apresiasi kepada Koperasi Kredit ( Kopdit) Samamora yang berpartisipasi dalam membangun Kabupaten TTS.

Penulis: Dion Kota | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Bupati TTS, Egusem Piether Tahun sedang memberikan sambutan dalam acara RAT Kopdit Samamora di aula Hotel Bahagia II, Soe, Sabtu (23/2/2019) pagi. 

POS-KUPANG.COM | SOE - Bupati TTS, Egusem Piether Tahun memberikan apresiasi kepada Koperasi Kredit ( Kopdit) Samamora yang berpartisipasi dalam membangun Kabupaten TTS.

Selain membuka lapangan kerja, bantuan modal usaha yang diberikan Kopdit Samamora dinilai sangat membantu masyarakat dalam mengembangkan usaha.

Hal ini diungkapkan Bupati Tahun ketika memberikan sambutan ketika membuka dengan resmi rapat anggota tahunan ( RAT) ke 25 Kopdit Samamora di aula Hotel Bahagia II, Sabtu ( 23/2/2019) pagi.

Begini Cara Relawan Jokowi Tangkal Hoaks di Media Sosial

Menariknya, Bupati Tahun juga merupakan anggota Kopdit Samamora dengan nomor anggota 10.046. Ia mengatakan, keberadaan koperasi sangat penting dalam membantu mengembangkan usaha kecil menengah di Kabupaten TTS.

Karena itu, ke depan dirinya akan menghimbau kepada para aparatur sipil negara dan masyarakat untuk masuk sebagai anggota.

Mahasiswa Makassar Gelar Seminar Pendidikan Politik di SMK Bina Mandiri Nggorang

"Menjadi anggota koperasi ini banyak manfaatnya. Selain mendapatkan bunga dari simpanan, mendapatkan bantuan modal usaha tetapi juga, ketika anggota meninggal ada santunan dari koperasi yang sangat membantu keluarga yang ditinggal dalam proses pemakaman. Oleh sebab itu, kedepan kita akan dorong agar semakin banyak masyarakat Kabupaten TTS yang masuk menjadi anggota," ungkap Bupati Tahun.

Ke depan, dirinya akan meminta Dinas Koperasi dan Perdagangan untuk menertibkan koperasi yang ada di Kabupaten TTS. Koperasi yang dinilai "sakit parah" dan tak mampu menyelenggarakan RAT akan ditutup.

Hal ini dimaksud agar tidak membuat nama baik koperasi tercoreng dan membuat masyarakat tak percaya terhadap koperasi.

Selain itu, hal tersebut juga untuk mencegah semakin banyak masyarakat yang menjadi korban dari koperasi yang sudah tidak sehat lagi tersebut.

"Kita akan tertibkan koperasi yang ada. Kalau yang sudah tidak jalan lagi, tidak bisa selenggarakan RAT kita tutup saja. Jangan coreng nama baik koperasi. Nanti masyarakat tidak percaya dengan koperasi cuma gara-gara ulah satu dua koperasi yang sudah tidak sehat," sebutnya.

Ketua dewan pimpinan kopdit Samamora, Kedy Bartholomeus, SM mengatakan, selama 25 tahun berkarya di bumi cendana, Koperasi Samamora sudah mampu memiliki aset sebesar 45 Miliar lebih. Aset ini terdiri atas Piutang atau kredit kepada anggota senilai Rp 40.491.703.818, simpanan bunga harian anggota senilai Rp 250.428.724, simpanan pada Bank senilai Rp 597.797.062, kas senilai Rp 586.977.953 dan dalam bentuk aset tidak lancar senilai Rp 3.170.712.510.

Saat ini, jumlah anggota koperasi samamora sendiri sudah mencapai 11.458 anggota. Koperasi Samamora juga sudah melebarkan sayapnya ke beberapa Kabupaten lain di NTT, seperti Kabupaten Malaka, Kabupaten TTU, Kabupaten Kupang, Kota Kupang, Sumba Barat, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao dan terbaru Kabupaten Nagekeo. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved