Wagub NTT Josef Nae Soi Tegaskan NTT tidak Miskin

Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef Nae Soi menegaskan kepada bangsa Indonesia bahwa provinsi dan rakyat NTT tidak miskin.

Wagub NTT Josef Nae Soi Tegaskan NTT tidak Miskin
POS KUPANG/RYAN NONG
Wagub NTT Josef Nae Soi saat memberikan sambutan 

Wagub NTT Josef Nae Soi Tegaskan NTT tidak Miskin

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef Nae Soi menegaskan kepada bangsa Indonesia bahwa provinsi dan rakyat NTT tidak miskin.

“Saya tegaskan kepada Indonesia, rakyat NTT tidak Miskin. Kita miskin dalam harta, tapi kaya dalam martabat,” tegasnya.

Ramalan Zodiak Cinta Kamis 21 Februari 2019, Capricorn Selami Lebih Dalam, Scorpio Buka Hati

SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Sevilla vs Lazio di Liga Europa

Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Toilet Hotel Oleh Seorang Legenda Musik Inggris

Hal ini dikatakan Nae Soi dalam sambutannya di hadapan Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto dan Dirjen Jaminan Sosial Kemensos RI Harry Iqbal serta ketua Komisi XI DPR RI Markus Melchias Mekeng bersama rombongan serta ribuan penerima PKH di Grand Mutiara pada Rabu (20/2/2019) pagi.

Nae Soi mengatakan, ketika masyarakat dapat mengubah  mindset apalagi dengan rangsangan bantuan dari pemerintah dalam bentuk PKH dan BPNT, maka NTT tidak akan dijuluki daerah termiskin lagi.

Saat ini, lanjut Nae Soi, NTT masih termasuk tiga provinsi termiskin di Indonesia bersama Papua dan Papua Barat. Namun demikian ia meminta masyarakat untuk tidak berputus asa karena pemerintah provinsi bertekad membawa provinsi NTT menjadi sejahtera.

Pasca Ledakan di Mal Taman Anggrek, Tiga Korban Menjalani Perawatan Intensif

BMKG Prediksi Tiga Wilayah di Sumba Timur Terjadi Hujan Lokal di Siang Hari

Cuaca di Bandara Eltari Kupang Cerah Berawan

“Jangan putus asa, pemerintah NTT sudah bertekad membangun NTT untuk menuju sejahtera, dan hal ini tidak bisa hanya dengan jalan atau lari saja, tetapi harus dengan meloncat atau quantum leap,” ungkap Nae Soi.

Dengan Program Keluarga Harapan yang merupakan salah satu strategi penanggulangan kemiskinan, maka peningkatan SDM terutama di bidang kesehatan, gizi, dan pendidikan bisa dilaksanakan.

“Kita berharap tepat sasaran, pendamping betul betul mendampingi kelompok, kemudian ibu ibu bisa gunakan PKH untuk menyiapkan anak yang sehat dan cerdas agar bisa bersaing dengan negara lain,” paparnya.

TNI Bersama Masyarakat Menata Lingkungan Puskesmas Haekesak

Tenaga Kerja Asing asal China Diamankann Tim Pora Kabupaten Belu

Pemerintah dan masyarakat NTT, lanjut Nae Nae menyambut baik dan memberi apresiasi kepada pemerintah pusat pada masa pemerintahan Jokowi yang telah menyalurkan PKH dan BPNT.

Untuk tahun 2019, Pemerintah Pusat mengalokasikan dana sebesar Rp 648 Miliar untuk Program Keluarga Harapan dan  Rp 77 Miliar untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved