Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Yonmeks 741/GN Bantu Kerja Jalur Alternatif Kefamenanu-Wini
Taufiq mengatakan, jalan alternatif yang dikerjakan oleh anggotanya bersama warga setempat, tepat berada persis di samping jembatan Noetnana yang suda
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi
POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN bersama warga yang ada di sekitar Desa Wini membantu membuat jalan alternatif.
Pembuatan jalan alternatif yang menghubungkan Kota Kefamenanu Wini itu dilakukan, setelah jembatan Noetnana ambruk digerus banjir pada, Rabu (13/2/2019).
Danpos Manamas, Letda. Inf.Taufiq Dharmawan membenarkan bahwa pihaknya bersama warga bahu membahu membantu membuat jalur alternatif tersebut, Kamis (14/2/219) siang.
Taufiq mengatakan, jalan alternatif yang dikerjakan oleh anggotanya bersama warga setempat, tepat berada persis di samping jembatan Noetnana yang sudah ambruk itu.
Untuk membantu mengerjakan jalur alternatif tersebut, tambah Taufiq, dirinya menerjunkan enam orang anggota TNI dari Pos Manamas.
"Setelah kami dapat informasi, kami langsung diperintahkan oleh Dansatgas untuk membantu buat jalur alternatif. Saya yang pimpin langsung bersama dengan enam anggota lainnya," ungkapnya.
• Polisi Semris Cek Data Penerima Rastra dan PKH di Lemarang
Taufiq menjelaskan, untuk saat ini jalan alternatif yang dikerjakan tersebut sudah bisa dilalui, baik untuk kendaraan roda dua maupun untuk kendaraan roda empat.
"Hanya saja, kita tidak tahu kalau nanti hujan lagi mau bagaimana kondisi jalan itu. Pasti banjir gerus lagi jalan yang sudah kita kerjakan itu," ujarnya.
Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN, Mayor Inf. Hendra Saputra kepada Pos Kupang membenarkan bahwa dirinya langsung memerintahkan kepada anggota Pos Manamas untuk membantu membuat jalur alternatif.
"Setelah mendapat informasi saya kemudian langsung perintahkan kepada anggota saya supaya segera membantu membuatkan jalur alternatif," terangnya.
Hendra mengatakan, pembuatan jalur alternatif tersebut dilakukan agar masyarakat yang tinggal di wilayah Wini dan sekitarnya tidak terisolasi.
"Kita tetap berkomitmen untuk membantu masyarakat di daerah perbatasan. Apapun kesulitan yang dihadapi masyarakat kita siap bantu tanpa mengenal lelah," tegasnya. (*)