Siswa SMK-PP Negeri Kupang Melakukan Kalibrasi Sprayer

Kalibrasi adalah upaya untuk memastikan ketepatan jumlah pestisida yang daiaplikasikan apada suatu luasan tertentu

Siswa SMK-PP Negeri Kupang Melakukan Kalibrasi Sprayer
istimewa
Siswa/siswi SMK-PP Negeri Kupang, kelas XI dengan program studi tanaman pangan dan hortikultura melakukan praktek lapangan di lahan praktek yang berlokasi didalam sekolah pada hari Rabu, 23 Januari 2019. Praktikum dibimbing Ibu Yuseffa Amilia, SP pada mata pelajaran Agribisnis Tanaman Sayuran. (istimewa) 

POS KUPANG.COM - Kalibrasi adalah upaya untuk memastikan ketepatan jumlah pestisida yang daiaplikasikan apada suatu luasan tertentu.

Tujuan kegiatan kalibrasi adalah untuk msmenghindari terjadinya dosis terlalu tinggi (overdosing)yang dapat menyebabkan pestisida terbuang percuma, residu dan pencemaran lingkungan, dan resurjensi dan/atau resistensi jasad sasaran. dan dosis terlalu rendah (underdosing) yang dapat menyebabkan hasil pengendalian tidak efektif, kehilangan hasil panen yang tinggi, dan resistensi jasad sasaran.

Kegiatan kalibrasi ini merupakan pengetahuan dasar yang harus dikuasai siswa SMK PP Negeri Kupang khususnya program studi tanaman pangan dan hortikultura. SMK-PP Negeri Kupang merupakan UPT dibawah Badan Penyuluh dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian.

Siswa/siswi SMK-PP Negeri Kupang, kelas XI dengan program studi tanaman pangan dan hortikultura melakukan praktek lapangan di lahan praktek yang berlokasi didalam sekolah pada hari Rabu, 23 Januari 2019. Praktikum dibimbing Ibu Yuseffa Amilia, SP pada mata pelajaran Agribisnis Tanaman Sayuran.

Kegiatan praktikum meliputi,pengukuran curah semprot per menit, lebar bidang semprot, dan kecepatan jalan per menit.

Dari ketiga data tersebut akan diperoleh volume semprot.Faktor yang mempengaruhi jumlah produk yang diaplikasikan pada areal tertentu diantara Jumlah Produk (Dosis/ha), Kecepatan Jalan (m/menit), Curah/Tekanan Semprot (liter/menit), dan Ukuran/tipe nozzle Bidang semprot (jenis nozzle, ketinggian)(m).

Pada saat kegiatan praktikum digunakan tiga tipe nozzle yaitu nozzle deflector, kuning tembaga, dan VLV 200.

Selain mampu menentukanjumlah dosis yang tepat, diharapkan siswa mampu menentukan jenis bahan aktif herbisida yang digunakan sesuai dengan dominansi gulma di lahan praktikum.

Kegiatan praktikum yang berlangsung di SMK-PP Negeri Kupang merupakan dasar bagi siswa untuk berwirausaha maupun bekerja di dunia pertanian. (*)

Siswa/siswi SMK-PP Negeri Kupang, kelas XI dengan program studi tanaman pangan dan hortikultura melakukan praktek lapangan di lahan praktek yang berlokasi didalam sekolah pada hari Rabu, 23 Januari 2019. Praktikum dibimbing Ibu Yuseffa Amilia, SP pada mata pelajaran Agribisnis Tanaman Sayuran.
Siswa/siswi SMK-PP Negeri Kupang, kelas XI dengan program studi tanaman pangan dan hortikultura melakukan praktek lapangan di lahan praktek yang berlokasi didalam sekolah pada hari Rabu, 23 Januari 2019. Praktikum dibimbing Ibu Yuseffa Amilia, SP pada mata pelajaran Agribisnis Tanaman Sayuran. (istimewa)
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved