Manajemen PLN Ingatkan Karyawan Berhati-hati dalam Bekerja

Manajemen PT PLN Persero Unit Pelaksana Proyek Pembangkit dan Jaringan Timor mengingatkan karyawan selalu berhati-hati dalam menunaikan pekerjaan

Manajemen PLN Ingatkan Karyawan Berhati-hati dalam Bekerja
POS-KUPANG.COM/PAUL BURIN
Ipda Valens Beribe didampingi Nico Samuel Saroinsong (kiri) dan staf melakukan sosialisasi tentang safety driver di kantor itu, Senin (11/2/2019). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Manajemen PT PLN Persero Unit Pelaksana Proyek Pembangkit dan Jaringan Timor mengingatkan seluruh karyawan untuk selalu berhati-hati dalam menunaikan pekerjaan. Sebab muara dari pekerjaan bukan hasil saja (out put), tapi keselamatan (safety) pekerjaan.

Hal ini dikatakan Manajer PT PLN Persero Unit Pelaksana Proyek Pembangkit dan Jaringan Timor, Niko Samuel Saroinsong ketika ditemui POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Senin (11/2/2019).

Ia ditemui seusai mengikuti apel keselamatan pekerjaan, donor darah dan savety driver bagi para sopir di unit ini dalam rangka Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional yang dilakukan dari tanggal 12 Januari sampai 12 Februari 2019.

Diinterpelasi DPRD, Bupati Sikka Menyatakan Ia Tidak Gentar

Menurut Niko, memberi bekal pengetahuan kepada para driver dan karyawan merupakan hal yang sangat penting dan mendasar. Sebab aturan lalu lintas selalu mengalami updating atau perubahan-perubahan. Karena itu, wajib bagi para sopir dan karyawan mengikutinya.

Niko juga memandu langsung Safety Driver ini yang dilakukan oleh Satlantas Polres Kota Kupang.

Pria Beristri di Komodo, Manggarai Barat Diancam 15 Tahun Penjara Karena Memperkosa Anak SD

Menurut Ipda Valens Beribe, penyebab terjadinya kecelakaan cukup banyak, di antaranya aspek pengendara, kendaraan, sarana/prasarana dan cuaca.

Karena itu Ipda Valens mengingatkan kepada para driver dan karyawan untuk selalu memerhatikan aspek-aspek ini.

Ia juga mengatakan, jangan mengonsumsi miras saat mengemudikan kendaraan atau ketika dalam keadaan yang tak fit sebaiknya menyampaikan kepada atasan secara terbuka. Daripada memaksa diri yang kemudian bisa berdampak buruk terhadap keselamatan dalam bekerja.

"Daripada Anda paksa diri ketika mengantar atasan ke mana-mana, tapi berakhir dengan kecelakaan," kata Ipda Valens.

Hal lainnya kata dia, yakni ketika mengendarai sepeda motor seyogyanya mengenakan helm. UU Lalu Lintas mengatur dengan tegas orang dan bukan usia yang wajib mengenakan helm.

Anak-anak kadang tak mengenakannya atau dibiarkan saja. Jika terjadi kecelakaan atau benturan justru anak-anak yang bakal mengelami cedera karena tak mengenakan pengaman kepala.

Selain itu seluruh karyawan mengikuti donor darah. Terkumpul sekitar 40 kantong darah. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Paul Burin)

Penulis: Paul Burin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved