Ini Penjelasan Maskapai Lion Air Terkait Kenaikan Harga Tiket Pesawat

Harga Tiket Pesawat dua bulan terakhir ini melonjak, dampaknya jumlah penumpang di Bandara El Tari Kupang turun drastis.

Ini Penjelasan Maskapai Lion Air Terkait Kenaikan Harga Tiket Pesawat
lion air 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Harga Tiket Pesawat dua bulan terakhir ini melonjak, dampaknya jumlah penumpang di Bandara El Tari Kupang turun drastis.

Dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Senin (11/2/2019), General Manager Maskapai Lion Air Kupang, Rinus Zebua di ruang kerjanya, menyebut, ada beberapa faktor yang menyebabkan pihaknya menaikan harga tiket.

Diantaranya, cost operasional pesawat berbasis dolar. "Sekarang dolar naik, nah pengaruhnya di bahan bakar pesawat juga naik. Jadi mau tidak mau kita sesuaikan," ungkap Rinus.

Diduga Trauma, Bocah Perempuan yang Dianiaya Kakaknya Histeris Saat Ditemui Wartawan

Selain itu, kata Rinus, tarif di Bandara setiap tahun naik, saat landing, parkir dan berat angkutan dikenai tarif.

Terkait kisaran kenaikan harga tiket, Rinus mencontohkan rute Kupang Surabaya bekisar di antara Rp. 1.300.00, atau naik 30 hingga 40% sebelum kenaikan.

Zeromatic Belleza, Mesin Cuci Hemat dari Polytron, Peraih Top Digital PR Award 2019

Untuk penerbangan di seputar wilayah NTT, variatif. "Kalau kita terbang sendiri, kita optimalkan harga yang terbaik. Tapi kalau ada kompetisi, maksudnya ada maskapai lain juga, yah kita sesuaikan," ungkapnya.

Rinus mengakui, pihaknya melakukan Flight Cancel jika penumpang kurang sehingga menyebabkan biaya operasional malah lebih besar.

Penurunan jumlah penumpang, jelasnya, drastis, hingga 50%. "Contoh, ada 200 seat, jadi hanya 100 yang terisi, bahkan bisa kurang dari 100, untuk beberapa minggu belakangan ini," ungkapnya.

Ia menambahkan, perlakuan bagasi berbayar juga menjadi sebab menurunnya jumlah penumpang.

Namun, kata dia, untuk mengimbangi dengan pelayanan yang lebih baik, misalnya ketepatan waktu.

Menurutnya, kenaikan harga tiket ini merupakan persoalan makro bukan Lion Air saja, sebagai dampaknya dari naiknya dolar, yang kemudian berpengaruh pada biaya operasional pesawat terutama bahan bakar. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved