Berita NTT Terkini

Lantamal VII dan Instansi Jasa Maritim Kupang Bersihkan 7 Ton Sampah di Jalur 40  

Lantamal VII Kupang bersama Polair Polda NTT, ASDP Kupang, PSDKP Kupang, Pelindo Kupang, KSOP Kupang, Distrik Navigasi, Bea Cukai, Bakamla, Polsek

Lantamal VII dan Instansi Jasa Maritim Kupang Bersihkan 7 Ton Sampah di Jalur 40   
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
  POS-KUPANG.COM/RYAN NONG Kegiatan Jumad Bersih di Jalur 40 Kota Kupang oleh Lantamal VII Kupang, Instansi Jasa Maritim Kupang serta Masyarakat Alak pada Jumat (1/2/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Lantamal VII Kupang bersama Polair Polda NTT, ASDP Kupang, PSDKP Kupang, Pelindo Kupang, KSOP Kupang, Distrik Navigasi, Bea Cukai, Bakamla, Polsek Alak, Koramil Alak serta masyarakat sekitar menggelar kegiatan Jumat bersih di sepanjang Jalur 40 Kota Kupang pada Jumat (1/2/2019).

Kegiatan Jumat Bersih ini dilaksanakan di sepanjang Jalur 40 yang merupakan jalur By Pass  menuju bandara Internasional El Tari yang masuk dalam wilayah Kelurahan Manulai I dan Manulai II Kecamatan Alak Kota Kupang.

Lebih dari 700 peserta terlibat dalam kegiatan yang dipimpin oleh Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Danlantamal VII Kolonel Marinir Sugiharto, SH, MH ini.

Kegiatan Jumat Bersih yang dilaksanakan ini merupakan salah satu kegiatan bersama dalam rangka mendukung program kerja pemerintah Provinsi NTT untuk menciptakan Kota Kupang, Ibukota Provinsi NTT yang bersih dari sampah.

Besok Polres Ngada Gelar Festival Milenial Safety Riding

Aspotmar Danlanlamal VII menyatakan bahwa kegiatan ini mendukung program Jumat bersih yang dicanangkan Pemerintah Provinsi  NTT sekaligus menyambut Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh pada bulan Februari.

Lantamal VII sebagai Koordinator kegiatan Jumat Bersih bersama dengan instansi kemaritiman serta masyarakat sekitar akan membersihkan titik-titik sampah yang ada di jalur KM 40 secara rutin setiap hari Jumat.

Ketua pelaksana kegiatan, Kadispotmar Lantamal VII Letkol Laut (P) Dovian Isjafrin SH,M.Mtr mengatakan wilayah kegiatan jumat bersih dibagi menjadi 4 sektor wilayah pembersihan yang merupakan titik penumpukan sampah.

Selain pembersihan, juga dipasang tanda larangan membuang sampah sembarangan dengan harapan tidak ada lagi yang buang sampah di lokasi tersebut.

Sebanyak tujuh ton sampah yang berhasil dibersihkan di lokasi terdiri dari sampah plastik, kayu, serta limbah rumah tangga. Sampah tersebut diangkut oleh lima truk Dinas Kebersihan Kota dan tiga truk Lantamal VII kemudian selanjutnya dibuang di Tempat Pembuangan Sampah Kota Kupang.

Warga masyarakat pun merasa senang dan mengapresiasi kegiatan tersebut.

Seorang warga Kelurahan Manulai II, Antonius menuturkan, dengan kegiatan Jumat bersih tersebut dapat membantu masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih terutama di sekitar lokasi tersebut.

"Beta sangat senang dengan kegiatan ini, sangat membantu katong masyarakat sekitar sini. Sehingga orang yang lewat di sini merasa senang dengan kebersihan yang ada dan sekaligus juga untuk mengingat kembali katong semua untuk tidak buang sampah sembarangan,” katanya.

Hadir dalam kegiatan ini yakni Asisten Operasional Dan lantamal VII, Asisten Intelijen Danlantamal VII, Danpomal Lantamal VII, Danyon Marhanlan VII, Kapolsek Alak, Babinsa Koramil Alak,  Dinas Kebersihan kota kupang, Camat Alak, Camat Maulafa, serta perwira lantamal VII. (*)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved