Kampung Adat Nualain Kabupaten Belu Dibuat Asri, Ini yang Dilakukan TNI dan Warga
Kampung adat Nualain di Desa Nualian, Kecamatan Lakmanen Selatan, Kabupaten Belu saat diambil gambar, Rabu (30/1/2019).
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
Kampung Adat Nualain-Belu Dibuat Asri. Ini yang Dilakukan TNI dan Warga
POS-KUPANG.COM| ATAMBUA---Kampung Adat Nualain merupakan salah satu aset budaya di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebagai kampung tua sekaligus obyek wisata unggulan di Kabupaten Belu, warga kampung dan elemen lainnya harus menjaga keasrian kampung sehingga menarik wisatawan.
• Lonceng Angelus Sambut Kedatangan Jenazah Damyan Godho di Gereja St. Fransiskus Asisi
Menjaga kebersihan di kampung adat sekaligus obyek wisata tidak bisa dibebankan kepada salah satu pihak saja, tetapi menjadi tanggung jawab bersama, termasuk TNI.
Atas dasar, anggota Pos Lakamaras Satgas Yonif Raider 408/Sbh bersama masyarakat setempat membersihkan lingkungan kampung dan menanam pohon agar kampung tersebut lebih rapih dan indah.
• Atasi Ijon, Bumdes Lakekun Barat Kabupaten Malaka Beri Kredit Bagi Warga
• Ramalan Zodiak Hari Ini, Kamis 31 Januari 2019, Leo Penuh Energi, Virgo Bawah Sadar Aktif
• SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Fiorentina vs AS Roma di Coppa Italia
Danpos Lakmaras, Lettu (Inf) Doni Hidayat mengatakan, kampung adat yang terletak di Desa Nuailan Kecamatan Lakmanen Selatan itu merupakan potensi wisata yang sangat menjanjikan.
"Potensi ini harus dikembangkan agar dapat menambah pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bila tempat ini asri dan nyaman pasti akan menarik wisatawan", kata Lettu Doni.
Doni mengatakan, kegiatan ini merupakan sarana untuk mengajak dan membangkitkan semangat warga dalam mengelola salah satu destinasi wisata agar dapat menarik wisatawan baik wisatawan nusantara maupun mancanegara.
Kepala adat kampung Nualain menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh yang telah berpartisipasi merawat dan membenahi lingkungan di kampung adat Nuailain sehingga terlihat lebih indah, nyaman dan asri.
• Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi Sebut Damyan Godho Pantas Mendapatkan Mahkota
• Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang: Yang Om Damy Bawa Adalah Perbuatan Baik
• Ini Pandangan Tokoh Perempuan NTT Emi Nomleni tentang Damyan Godho
Untuk diketahui, Kementerian Pariwisata RI menilai potensi pariwisata di Kabupaten Belu, Provinsi NTT cukup menjanjikan dan dapat mendongkrak perekonomian masyarakat bahkan perekonomian negara.
Hal penting yang menjadi perhatian pemerintah adalah bagimana mengola pariwisata menjadi lebih bagus termasuk menjaga kebersihan di lingkungan obyek wisata.
Demikian pesan Kepala Bidang Pengembangan Wisata Sejarah dan Warisan Budaya pada Kementerian Pariwisata RI, Anna Suharti S.Sos di Hotel Matahari Atambua, Selasa (29/1/2019). (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).