Ada 8 Orang PSK Yang Beroperasi di Kota Ende
Tercatat setidaknya ada 8 orang PSK yang sedang beroperasi di Kota Ende dan dari 8 tersebut 4 orang sudah didata karena memang sempat diamankan
Penulis: Romualdus Pius | Editor: Rosalina Woso
Ada 8 Orang PSK Yang Beroperasi di Kota Ende
POS-KUPANG.COM|ENDE--Kasat Pol PP Setda Ende, Abdul Haris Madjid mengatakan bahwa berdasarkan identifikasi yang dilakukan oleh Sat Pol PP Setda Ende saat ini.
Tercatat setidaknya ada 8 orang PSK yang sedang beroperasi di Kota Ende dan dari 8 tersebut 4 orang sudah didata karena memang sempat diamankan.
Sedangkan 4 orang lainnya masih berkeliaran di Kota Ende melayani laki-laki hidung belang.
Kasat Pol PP Setda Ende, Abdul Haris Madjid mengatakan hal itu kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (29/1/2019) di Ende.
Abdul Haris mengatakan bahwa dalam melakukan aksinya tersebut para PSK kerap mangkal di kompeleks pelabuhan maupun lapangan untuk menunggu mungkin ada yang mau memakai jasa mereka.
PSK yang ada ujar Abdul Haris dikoordinasi oleh germo yang dalam melakukan aksinya selain menghubungi pengguna jasa menggunakan HP dan juga kerap menjadi pengentara laki-laki pengguna jasa pada saat berada di tempat mangkal bahkan ada yang mengantar hingga ke hotel.
• 29 Warga Mabar Yang DBD Rawat di Ben Mboi Ruteng Dari Juni 2018 Hingga Januari 2018 Ini
• Ruas Jalan Ampera di Kota Waingapu Semakin Rusak
• Damyan Godho Pernah Terima Cincin Emas NTT, Ketua DPRD NTT Melayat ke Ruma Duka
“Nanti uang yang didapatkan tersebut akan dibagi dengan germo serta PSK itu sendiri dan dipergunakan untuk bersenang-senang seperti membeli miras dan rokok serta makan dan minuman,”kata Abdul Haris.
Terkait dengan keberadaan PSK ujar Abdul Haris pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Ende untuk pembinaan selanjutnya seperti memberikan pelatihan maupun ketrampilan lainnya agar yang bersangkutan tidak lagi menjadi seorang PSK.
“Kami di Pol PP hanya sebatas untuk menindak dan mengambil data dan untuk proses selanjutnya kami berkordinasi dengan Dinas Sosial guna memberikan pembinaan ataupun ketrampilan kepada yang bersangkutan dengan harapan agar tidak lagi menjadi PSK,”kata Abdul Haris.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius)