Ini Kendala Kejari TTU Saat Lidik Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Letmafo Timur

Ini Kendala Kejari TTU Saat Lidik Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Letmafo Timur

Ini Kendala Kejari TTU Saat Lidik Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Letmafo Timur
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kasi Pidana Khusus Kejari Kabupaten TTU, Daniel Simanjuntak, S.H. 

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Timor Tengah Utara (TTU) terus melakukan penyelidikan lanjutan terhadap dugaan kasus korupsi dana desa di Desa Letmafo Timur, Kecamatan Tengah.

Namun dalam perjalanan, Kejari TTU mengalami kendala dimana berkas terkait dengan pengelolaan dana desa di Desa Letmafo Timur masih berada di Inspektorat Kabupaten TTU.

Hal itu disampaikan oleh Kasi Pidana Khusus Kejari Kabupaten TTU, Daniel Simanjuntak, S.H kepada POS-KUPANG.COM yang ditemui di ruang kerjannya, Senin (28/1/2019).

PT Taspen Proteksi JKK dan JkM Kepada PPPK dan Honorer

Meski mengalami kendala, jelas Daniel, pihaknya telah memeriksa beberapa orang yang mengetahui pengelolaan dana desa di Desa Letmafo Timur.

"Kami sudah melakukan pemeriksaan, seperti kepada desa, perangkat desa, suplayer, PPK, dan BPD. Tapi ada kendala karena semua berkas masih di Inspektorat," jelasnya.

Gubernur NTT Bantu 100 Juta untuk Pembangunan Gereja Paulus Baki

Daniel menambahkan, pihaknya telah melayangkan surat kepada pihak Inspektorat Kabupaten TTU agar dapat menyerahkan berkas tersebut kepada kejaksaan.

Namun, ungkap Daniel, sampai dengan saat ini pihak Inspektorat Kabupaten TTU belum memberikan berkas pengelolaan dana desa tersebut kepada kejaksaan.

"Kita sudah kirim surat ke Inspektorat tapi tetap saja, berkasnya tidak datang-datang. Tidak ada tanggapan," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya oleh media ini beberapa waktu lalu, Kejari TTU tengah melakukan penyelidikan dugaan kasus penyalahgunaan dana desa di Desa Letmafo Timur, Kecamatan Insana Tengah.

Kejati TTU melakukan penyelidikan terhadap dugaan penyalahgunaan dana desa di Desa Letmafo Timur tersebut karena adanya laporan dari masyarakat terkait dengan pengelolaan dana desa dari tahun anggaran 2015-2018. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved