Berita Kota Kupang

GMKI Kupang Latih Jemaat Lopo Matakus Manulai Buat Digester Biogas

Pelatihan ini difasilitasi oleh Rivaldi Henuk dan Samuel Padakama, anggota Komisariat Anak Domba GMKI Kupang

GMKI Kupang Latih Jemaat Lopo Matakus Manulai Buat Digester Biogas
POS KUPANG/RYAN NONG
Kegiatan Pelatihan Pembuatan Digester Biogas untuk memanfaatkan limbah peternakan menjadi bahan bakar gas untuk kebutuhan rumah tangga oleh GMKI Cabang Kupang. 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Anggota Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Kupang mengadakan Pelatihan Pembuatan Digester Biogas untuk memanfaatkan limbah peternakan menjadi bahan bakar gas untuk kebutuhan rumah tangga. Pelatihan bagi jemaat ini dilaksanakan di Gereja GMIT Jemaat Lopo Matakus Manulai II, di sela-sela kegiatan Sidang Pleno I Badan Pengurus Cabang GMKI Kupang,18-20 Januari 2018.

Pelatihan ini difasilitasi oleh Rivaldi Henuk dan Samuel Padakama, anggota Komisariat Anak Domba GMKI Kupang yang juga merupakan mahasiswa Fakultas Peternakan Undana.

Pelatihan dengan memanfaatkan alat peraga sederhana atau Miniatur Digester Biogas ini dihadiri oleh Ketua Majelis Jemaat GMIT Lopo Matakus, Pdt. Nontje Liberti Kho, M.Th, beserta jemaat yang mayoritas merupakan pemuda gereja.

Bagaimana Ramalan Cinta Zodiak Senin 21 Januari 2019, Gemini Kencan, Libra Romantis

Ramalan Zodiak Senin 21 Januari 2019, Capricorn Atur Emosi, Zodiak Lain?

Para fasilitator yang memberi pelatihan mengajak peserta untuk mengubah pola hidup yang lebih ramah lingkungan dengan pemanfaatan limbah hasil peternakan, karena hal itu dapat pula meningkatkan perekonomian.

Pelatihan ini mendapat respon positif dari peserta. Seorang peserta, Agustinus Buan (50) warga RT 12/RW 04, Kelurahan Manulai II, bahkan meminta  GMKI untuk memfasilitasi dalam pembuatan digester biogas pada lahan peternakannya.

Emanuel Bilang Penilaian Bajawa Kota Terkotor Tidak Objektif

Prediksi BMKG : Potensi Hujan Disertai Petir Terjadi di 6 Kabupaten di NTT

Ini Pesan Uskup Weetabula Saat Misa Penyerahan Izin Operasional SMAK St.Yohanes Neumann

“Ini merupakan informasi dan pembelajaran berharga untuk kami yang sebagian besar mempunyai ternak peliharaan sehingga kami sangat berterima kasih kepada GMKI Kupang yang sudah mengajarkan kami untuk memanfaatkan kotoran ternak sehingga dapat mengurangi biaya kebutuhan rumah tangga,” ujar Agustinus.

Ketua Cabang GMKI Kupang Ferdinand Hambandima menyatakan GMKI Kupang sebagai gerakan yang lahir atas keterpanggilan Tuhan dan lingkungannya, sudah seyogyanya menjalankan pekerjaan- pekerjaan Tuhan di bumi sebagai bentuk mensyukuri hidup yang diberikan Tuhan.

Janda Yuni Shara Cuci Piring, Kristina Bilang Begini. Intip Juga Artis Lain yang Belum Menikah

Naiknya Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Perlu Dikritisi, Ini Kajian Pengamat!

“Meningkatkan sumber daya manusia dan potensi lingkungannya merupakan kewajiban bersama, oleh karena itu tidak hanya hadir untuk mengontrol keadilan sosial bagi manusia dan lingkungan itu sendiri, akan tetapi juga turut andil dalam mempersiapkan generasi-generasi bangsa yg produktif dan mandiri untuk mempersiapkan diri menjelang bonus demografi ini,” katanya.

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia, lanjut Ferdinand, sebagai organisasi yang mencirikan nilai kekristenan, kemahasiswaan, dan keindonesiaan selalu berupaya untuk memperkuat pelayanannya di tiga medan layan yakni gereja, perguruan tinggi dan masyarakat.

Dalam setiap kegiatan rutinitas organisasi, GMKI Kupang yang juga mempunya tanggung jawab dalam mempersiapkan kader-kadernya agar menjadi kader yang mampu mempertanggungjawabkan disiplin ilmunya serta berupaya menyempatkan diri untuk berbagi ilmu pengetahuan kepada masyarakat. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

 
 

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved