Berita Kabupaten Nagekeo Terkini

Mencegah Terjadinya Kecelakaan, Warga Minta Pemkab Nagekeo Perbaiki Duiker di Nangadhero

Warga Desa Nangadhero mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagekeo untuk segera memperbaiki duiker yang berlubang dan nyaris jebol.

Mencegah Terjadinya Kecelakaan, Warga Minta Pemkab Nagekeo Perbaiki Duiker di Nangadhero
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Kondisi duiker di Nangadhero Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo yang sudah rusak. Gambar diambil, Minggu (20/1/2019). 

POS-KUPANG.COM | MBAY - Warga Desa Nangadhero di Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagekeo untuk segera memperbaiki duiker yang berlubang dan nyaris jebol.

Akibat kerusakan tersebut, banyak pengendara khususnya pengendara sepeda motor sering mengalami kecelakaan.

"Kami berharap agar Pemerintah segera memperbaiki kerusakannya," keluh warga Nangadhero, Arnoldus kepada POS- KUPANG.COM, Minggu (20/1/2019).

Satgas Pamtas Yonmeks 741/GN Perkenalkan Alusista kepada Pelajar di Perbatasan

Menurut Arnoldus, kondisi duiker tersebut telah rusak dari beberapa bulan lalu dan sangat memprihatinkan.

"Awalnya cuma terdapat lubang kecil di badan deker lama kelamaan membesar dan nyaris jebol," ungkapnya.

Henderita Mone Ludji Gembira Dapat Bantuan Rumah Permanen

Kerusakan ini, kata Arnoldus, telah diusul warga saat Musrembangdes, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari pemerintah.

Tokoh muda Desa Nangadhero Frederikus R Bay menjelaskan, akibat dari kerusaakan duiker tersebut, telah terjadi keceelakaam khususnya pengendara sepeda motor.

Dirinya berharap pemerintah segera memperbaiki. Hal ini untuk menghindari adanya korban jiwa akibat melintasi melintasi duiker yang telah berlubang dan rusak.

"Apa kita tunggu harus ada korban jiwa dulu baru diperbaiki. Kami sudah beberapa kali mengusulkan kepada pemerintah, tapi belum ada tindakan apa-apan," ucap Fardin.

Ia menjelaskan, selain menimbulkan korban kecelakaan bagi pengendara, rusaknya duiker akan berakibat terhadap lumpuhnya arus transportasi bagi warga.

Pasalnya duiker yang berada persis di depan Masjid Nangadhero, tersebut merupakan jalur penghubung dua desa yakni desa Aeramo dan Nangadhero dan juga merupakan perlintasan menuju pelabuhan Marapokot sehingga setiap hari ribuan warga baik Nangadhero maupun sekitarnya melintasi jalan itu.

"Pemerintah seharusnya mengambil tindakan cepat, untuk bisa memperbaiki kerusakan tersebut, kalau ini dibiarkan nanti malah tambah hancur apalagi ini musim hujan kerusakanya malah tambah parah," ujarnya.

Secara terpisah Kepala Desa terpilih Desa Nangadhero, Mohammad Ruslang, mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti keluhan warga tersebut. Ia menyebutkan itu merupakan jalan Kabupaten dan akan diperbaiki.

"Yang jelas jalan tersebut masuk dalam kategori jalan kabupaten. Dan tentu saja kita ingin segera ada perbaikan sebelum menelan korban. Inilah bentuk keprihatinan saya selaku kades terpilih," ujarnya. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved