Berita TTS

Yohanes Mone Temukan Jenazah Tanpa Busana

Diduga mengalami gangguan mental, Gerson Mone (24), warga Desa Toi, Kecamatan Amanutun Selatan-TTS

Yohanes Mone Temukan Jenazah Tanpa Busana
KOMPAS.com/SHUTTERSTOCK
Ilustrasi tewas 

POS KUPANG.COM, SOE -- Diduga mengalami gangguan mental, Gerson Mone (24), warga Desa Toi, Kecamatan Amanutun Selatan-TTS, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.

Korban melompat dari tebing berketinggian sekitar 60 meter tanpa busana.

Jenazah korban ditemukan pertama kali oleh Yohanes Mone Iba, Jumat (18/1/2019), sekitar pukul 10.30 Wita. Awalnya saksi yang sedang berada di kebun merasa curiga setelah mendengar suara anjing yang terus menggonggong.

Karena ada firasat, Yohanes pun memutuskan pergi ke tempat anjing menggonggong di dekat ujung tebing. Saat didekati, anjing itu lari. Yohanes melihat ke arah bawah tebing. Ia kaget ada sesosok jenazah pria tanpa busana dalam keadaan tertelungkup.

Yohanes bergegas melaporkan kejadian itu kepada Kepala Desa Toi, Jidro Lakapu, yang sedang berada di kantor desa. Mendengar informasi itu, Kades Jidro berkoordinasi dengan Polsek Amanatun Selatan untuk mengevakuasi jenazah.

"Saksi ini sementara tofa rumput di kebun. Dia dengar anjing terus menggonggong. Penasaran, saksi memutuskan berhenti tofa rumput dan melihat ada apa di bawah tebing. Ternyata ada jenazah pria tanpa busana di bawah tebing," tutur Kades Jidro.

Tolak Diautopsi
Bersama aparat kepolisian Polsek Amanatun Selatan, Kades Jidro turun ke lokasi mengidentifikasi mayat tersebut. Ternyata mayat itu sebagai Gerson Mone (24), warga Desa Toi.
Dari penuturan ayah korban, Samuel Mone, diketahui jika korban mengalami gangguan mental dan sudah menghilang dari rumah sejak Minggu (13/1/2019) siang. Orangtua korban sudah mencari korban namun tidak ditemukan.

"Menurut orangtuanya, korban mengalami gangguan mental dan sempat menghilang dari rumah selama beberapa hari sebelum ditemukan tak bernyawa," ujar Kades Jidro melalui sambungan telepon.

Orangtua menerima kematian korban sebagai ajalnya dan menolak diautopsi. Jenazah korban dievakuasi menuju rumah keluarga berjarak tiga kilometer dari lokasi penemuan. (din)

Penulis: Dion Kota
Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved