Berita Nasional

Menhub Berharap Kebijakan Tarif Bagasi Lion Air Tidak Menimbulkan Masalah

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi tidak mempermasalahkan maskapai Lion Air Grup khususnya pesawat Lion Air dan Wings Air yang mengenakan biaya

Menhub Berharap Kebijakan Tarif Bagasi Lion Air Tidak Menimbulkan Masalah
Tribunnews.com/ Theresia Felisiani
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Kompek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (8/1/2019). 

POS KUPANG.COM - ‎Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi tidak mempermasalahkan maskapai Lion Air Grup khususnya pesawat Lion Air dan Wings Air yang mengenakan biaya bagasi kepada penumpangnya.

Menurut dia, pada dasarnya menetapkan sistem penarifan bagasi menjadi kewenangan korporasi.

"Dari hasil pembahasan, kami ‎hanya melihat perubahan ini jangan sampai menimbulkan satu masalah," ujar Budi Karya di Kompek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Diduga Membunuh Papa ! Mama dan Anak Ditangkap Polisi

Untuk itu, pihaknya meminta Lion Air Grup untuk melaku‎kan sosialisasi selama dua minggu ke depan sejak hari ini atau 22 Januari 2019.

"Karena itu, kami minta masa grace periode selama dua minggu. Jadi selama dua minggu ini, ketentuan baru itu tidak berlaku," katanya.

Budi Karya berharap waktu uji coba dua minggu ini dipergunakan dengan baik sehingga saat berbayar nanti tepatnya, 22 Januari 2019 situasinya bisa lebih lancar.

Menurut Budi Karya kebijakan tersebut bisa saja menular kepada maskapai penerbangan lainnya.‎

Alasannya kebijakan soal tarif bagasi menjadi hak dari pihak airlines.

Ini Pesan Walikota Kupang untuk Penjabat Sekda Yos Rera Beka

Budi Karya menambahkan kebijakan ini memberikan beberapa dampak positif seperti on time performance maskapai, efisiensi dan mengedukasi masyarakat untuk bepergian secara lebih sederhana. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved