Berita Nasional Terkini

Megawati Heran Pendukung Prabowo Menyerangnya dengan Sejumlah Isu di Media Sosial

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri heran pendukung Prabowo menyerangnya dengan sejumlah isu di media sosial

Megawati Heran Pendukung Prabowo Menyerangnya dengan Sejumlah Isu di Media Sosial
KOMPAS.com /Dok. PDI-P
Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri pada acara yang digelar Paguyuban Pimpinan Tinggi Perempuan Indonesia dalam peringatan Hari Ibu, di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (18/12/2018). 

POS-KUPANG.COM |  JAKARTA -  mengaku heran terhadap para pendukung capres nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Megawati menyebutkan, keheranan itu karena para pendukung Prabowo dinilai menyerangnya dengan sejumlah isu di media sosial. Padahal, kata Mega, ia dan Prabowo tetap berteman baik meski berbeda pilihan politik pada Pilpres 2019.

Hal itu disampaikan Megawati dalam acara "Megawati Bercerita", di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (7/1/2019).

Pencuri 100 Gram Emas di Toko Omega Lama Lewoleba Dijebloskan ke Sel

"Saya kan tetap temenan dengan Prabowo, tapi kok anak buahnya gitu ya? Padahal saya sama bosnya enggak ngapa-ngapain. Makanya aneh saya sama anak buahnya," kata Megawati.

Hal itu, kata Mega, bisa dilihat saat ia dan Prabowo mengobrol akrab ketika menyaksikan pertandingan pencak silat di Asian Games 2018.

THL di Nagekeo Sudah Putus Kontrak Kerja

Megawati mengatakan, saat itu ia bahkan harus berganti pakaian terlebih dahulu karena Prabowo juga sudah bersiap menemuinya.

Presiden kelima RI itu menyebutkan, salah seorang yang dekat dengan Prabowo lantas menghampirinya dan menanyakan kapan ia membuat nasi goreng lagi.

Sebab, kata Megawati, Prabowo merindukan nasi goreng bikinannya. "Nah kalau di antara pemimpin bisa begitu, kenapa anak buahnya bisa begitu? Apa harus begitu? Bapak saya itu secara politik ada perbedaan (dengan keluarga) tapi keluarga bersahabat banget lho," ujar Mega.

"Sekarang kok kayaknya mau membelah diri. Yang sono, yang sini. Sebetulnya mau jadi apa ya? Sekarang kok pemilu mau dibikin enggak aman, mau dibikin sesuatu. Lho, siapa yang mau dibikin sesuatu ya itu? Kita harusnya betul (jaga persatuan), ini demi bangsa dan negara lho," lanjut dia. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved