Berita Kota Kupang Terkini

Dilapor Pemuda Advent ke Polda NTT, Begini Tanggapan Prof. Yusuf Leonard Henuk

Dilapor pemuda advent ke Polda NTT dengan tuduhan menyebarkan ujaran kebencian, begini tanggapan Prof. Yusuf Leonard Henuk

Dilapor Pemuda Advent ke Polda NTT, Begini Tanggapan Prof. Yusuf Leonard Henuk
KOMPAS.com/ RYANA ARYADITA UMASUGI
Pelapor Eppy Manu (kiri) bersama kuasa hukum Tommy Jacob SH (tengah) usai memberi keterangan di Ditreskrimsus Polda NTT pada Senin (7/1/2019) sore. 

Dilapor pemuda advent ke Polda NTT dengan tuduhan menyebarkan ujaran kebencian, begini tanggapan Prof. Yusuf Leonard Henuk

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Dihubungi terpisah melalui telepon WhatsApp pada Senin (7/1/2019) sore, Prof. Yusuf Leonard Henuk menanggapi biasa laporan tersebut. Ia mengatakan tidak ada masalah jika dirinya dilaporkan ke Kepolisian terkait kasus itu.

Namun ia memberi klarifikasi bahwa apa yang di-posting merupakan bagian dari diskusi yang mereka lakukan di media sosial yang telah berlangsung sejak tanggal 31 Desember 2018 lalu.

"Apa yang saya tulis itu merupakan bagian dari diskusi kami bersama sejak tanggal 31 Desember 2018. Awalnya kami diskusi melalui mail, namun kemudian kami diskusi melalui group Facebook NTT Baru bersama dengan pelapor. Dan diskusi itu telah ditutup pada tanggal 4 Januari 2019 lalu," katanya.

Diduga Sebarkan Ujaran Kebencian, Pemuda Advent Laporkan Profesor Henuk ke Polda NTT

Terkait materi diskusi, lebih lanjut ia mengatakan bahwa ia berdiskusi dalam kapasitas sebagai orang Kristen untuk saling memperkaya iman masing masing.

"Saat itu kami diskusi tentang hari sabat, bagaimana menurut ajaran Kristen termasuk juga bagaimana menurut Advent," terangnya.

Pemkot Kupang Belum Bangun Saluran Air di Pasar Oebobo

Prof Henuk bahkan sempat berterima kasih kepada pelapor yang menjadi partner diskusi dan memberikan banyak informasi terkait Advent kepadanya.

"Saya juga baru tahu, ternyata Advent ada dua, dan Advent Masehi itu bukan merupakan yang dilarang. Saya sendiri sudah berkirim surat kepada Advent dunia untuk menanyakan terkait sumber yang saya dapatkan bahwa Adven merupakan sekte yang dilarang tapi sampai saat ini belum mendapatkan jawaban dari mereka," ujar Profesor yang saat ini telah tinggal di Sumatera Utara ini.

Hingga berita ini diturunkan, Kabid Humas Polda NTT belum bisa dikonfirmasi. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved