Berita NTT Terkini

Polda NTT Peringkat Pertama Pelaksanaan Program Quick Wins Polri

Kepolisian Daerah (Polda) NTT Peringkat Pertama Pelaksanaan Program Quick Wins Polri

Polda NTT Peringkat Pertama Pelaksanaan Program Quick Wins Polri
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Kapolda NTT Irjen Pol Drs. Raja Erizman 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -  Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) mendapat apresiasi dari pimpinan Polri karena meraih peringkat pertama pelaksanaan program Quick Wins dari seluruh Polda se Indonesia dalam dua periode terakhir yakni pada Semester II tahun 2017 dan semester I tahun 2018.

Hal ini diungkapkan Kapolda NTT Irjen Pol Drs Raja Erizman dalam Konferensi Pers akhir tahun 2018 Kalpolda NTT yang dilaksanakan pada Senin (24/12/2018) di Mapolda NTT Jalan Soeharto Kelurahan Naikeoten Kota kupang, NTT. Kapolda didampingi oleh Wakapolda Brigjen Pol Johannis Assadoma dan Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Kapolda menjelaskan, pelaksanaan program Quick Wins yang dimulai pada 30 januari 2015 ini telah memasuki tahun  ke-empat, dan Polda NTT dalam dua semester tertakhir menorehkan prestasi positif sehingga mendapat apresiasi dari pimpinan Polri. Pelaksanaan program Quick Wins B-03, B-06, B-09 dan B12 Renstra Polri akan berlangsung hingga akhir 2019 nanti.

PT ASDP Siap Hadapi Arus Balik Natal dan Tahun Baru

Selain pencapaian tersebut, Polda NTT juga memcatat terobosan penting dalam bidang pembinaan kinerja dengan membuat aplikasi android untuk rekruitment anggota polisi oleh Biro SDM Polda NTT untuk menciptakan rekruitmen anggota polisi yang bersih dan transparan. Aplikasi yang dihasilkan oleh Polda NTT dibuat dengan nama Rekpol.Polda NTT tersebut dapat didownload dan diinstal di perangkat android. Selain itu juga menyediakan link rekruitmen di media facebbok dengan akun RejrutmenPolriPolda NTT, @rekpolpoldantt untuk instagram, @rekpolpoldantt untuk twitter serta RekpolPolda NTT untuk Google +.

Kapolda Jatim Bawa Penyidik ke Lokasi Amblesnya Jalan Raya Gubeng, Ini Tujuannya

Polda NTT, jelas kapolda Irjen Raja Erizman juga membentuk Patroli Siber untuk memantau dan memonitor penyebar berita-berita bohong (hoax) di media sosial yang marka terjadi pada masa kampanye, karena dipresdiksi akan terjadi perang berita hoax selama masa kampaye pileg dan pilpres ini.

Kapolda juga menyebut telah terjadi penurunan trend gangguan kamtibmas jika dibandingkan denga tahun sebelumnya.

“Berdasarkan data yang masuk, gangguan kamtibmas mengalami penuruan dengan trend penurunan sebesar 9,41%. Jika pada 2017, jumlah kasus gangguan kamtibmas mencapai 8.883 maka pada tahun 2018 menjadi 7.978 kasus atau berkurang 905 kasus,” ungkap Jenderal dua bintang ini.

Sedangkan untuk jumlah penyelesaian kasus juga mengalami penurunan akibat berbagai faktor. Pada tahun 2017, jumalah penyelesaian kasus berjumlah4.973 kasus sedang untuk tahun 2018 jumlahnya hanya mencapai 4.910 kasus atau mengalami penurunan 63 kasus dengan prosentase 1,26%.

Dari gangguan komtibmas yang terjadi pada tahun 2018, sebanyak 7.705 kasus merupakan kejahatan konvensional, sedang kejahatan trans nasional berjumlah 41 kejahatan, kejahatan terhadap kekayaan negara berjumlah 42 kejahatan, kejahatan berimplikasi kontijensi sebanyak tujuh kejahatan dan gangguan sebanyak 183 kejahatan.

Untuk trend kecelakaan dan korban meninggal dunia akibat kecelakaan mengalami peningkatan. Jika dibandingkan dengan angka kecelakaan pada 2017 yang berjumlah 131 kasus, maka pada 2018 mengalami peningkatan hingga 62,60% menjadi 213 kasus kecelakaan. Dan untuk korban meninggal dunia akibat kecelakaan juga meningkat sebanyak 6 orang dari jumlah pada tahun 2017. Jika pada 2017 jumlah korban meninggal sebanyak 35 orang maka pada 2018 menjadi 41 orang.

Halaman
12
Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved