Berita NTT Terkini

Fary Ungkap Tiga alasan Prabowo Memilih Perbatasan Belu Sebagai Lokasi Natal Bersama

Fary Francis mengungkapkan, ada tiga alasan Prabowo memilih wilayah perbatasan Belu sebagai lokasi Natal Bersama Partai Gerindra

Fary Ungkap Tiga alasan Prabowo Memilih Perbatasan Belu Sebagai Lokasi Natal Bersama
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANT
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto 

Fary Francis mengungkapkan, ada tiga alasan Prabowo memilih wilayah perbatasan Belu sebagai lokasi Natal Bersama Partai Gerindra

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dijadwalkan menghadiri perayaan Natal bersama Gerindra di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur ( NTT), Kamis (27/12/2018) besok.

Ketua Panitia Natal Nasional Partai Gerindra, Sarah Djojohadikusumo mengatakan, perayaan Natal di Atambua, sebagai ajang lepas kangen Prabowo dengan sejumlah teman lamanya.

"Di Atambua, banyak rekan Pak Prabowo saat masih zaman Timor Timur (Timtim), tahun 1980-an. Ini semacam lepas kangen dengan teman-teman beliau,"ucap Sarah kepada sejumlah wartawan di Kupang, Rabu (26/12/2018).

Remaja Mesjid Al Falah Sumba Barat Daya Bantu Menjaga Keamanan Gereja Saat Natal

Sarah yang didampingi Ketua Umum Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira) Pusat, Fary Djemi Francis, mengatakan, perayaan Natal di perbatasan Indonesia dan Timor Leste itu juga, sebagai bagian dari pendidikan sejarah bagi masyarakat khususnya generasi muda.

Kisah Sukses Petani Mete Ilepadung, dari Budak Tengkulak Naik Tahta Jadi Raja di Pasaran

Pendidikan sejarah yang dimaksud Sarah, yakni tentang apa yang terjadi pada tahun 1976 hingga 1985, dimana Prabowo saat itu bertugas dalam menumpas Gerakan Pengacau Keamanan (GPK) di Timor Timur.

Ada beberapa sahabat Prabowo yang akan hadir dalam perayaan Natal bersama yakni mantan Bupati Manatuto, Timor Timur Vidal Sarmento dan Ketua DPRD Tingkat II Kabupaten Viqueque, Timor Timur Afonso Henriques Pinto atau akrab disapa Lafaek.

Natal bersama Gerindra ini kata Sarah, menunjukan persatuan Indonesia, NKRI, Pancasila, yang sangat dijunjung tinggi di Gerindra dan Gekira sebagai organisasi sayap yang sudah dibentuk sejak lama.

"Ini juga sedikit sebagai pendidikan politik bagi masyarakat Indonesia yang mungkin selama ini menganggap pak Prabowo intoleran, tapi kenyataan tidak seperti itu," ujarnya.

Sementara itu Ketua Umum Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira) Pusat, Fary Djemi Francis, mengatakan, dalam perayaan Natal bersama, Prabowo dijadwalkan akan memberikan sambutan dan juga mengunjungi Taman Makam Pahlawan di Atambua.

Fary mengungkapkan, ada tiga alasan Prabowo memilih wilayah perbatasan Belu sebagai lokasi Natal Bersama Nasional Partai Gerindra, Perbatasan bukan wilayah yang baru apalagi asing bagi Prabowo Subianto.

Dia sangat akrab dengan wilayah-wilayah ini karena sebagai prajurit banyak menghabiskan waktu di sini. Hidupnya dulu selalu di situasi batas, apakah hidup atau mati. Prabowo mempunyai banyak sahabat perjuangan yang sekarang tinggal di perbatasan.

Natal bersama ini lanjut Fary, adalah ajang silaturahmi, ajang membangkitkan memori bersama. "Memang banyak yang telah meninggal dan gugur di medan laga, namun masih ada yang bertahan hidup. Momen-momen pertemuan ini adalah saat yang dinanti-nantikan untuk melepas rindu bersama sebagai pejuang," sebut Fary yang juga adalah Ketua Komisi V DPR RI itu. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved