Berita Nasional Terkini

Jokowi Ungkapkan Keinginannya Berpasangan Kembali dengan Jusuf Kalla di Periode Kedua

Calon presiden petahana Joko Widodo ternyata ingin berpasangan kembali dengan Jusuf Kalla pada periode kedua mendatang.

Jokowi Ungkapkan Keinginannya Berpasangan Kembali dengan Jusuf Kalla di Periode Kedua
KOMPAS.com/Istimewa
Presiden Joko Widodo saat sesi wawancara didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla di kediaman Kalla, Jalan Haji Bau Nomor 16, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (21/12/2018). 

POS-KUPANG.COM | MAKASSAR - Calon presiden petahana Joko Widodo ternyata ingin berpasangan kembali dengan Jusuf Kalla pada periode kedua mendatang.

Hal itu diungkapkan Jokowi saat pidato di acara silaturahim dengan ulama di Rinra Hotel, Kota Makassar, Sabtu (22/12/2018) sore.

"Konstitusi tidak memperbolehkan saya untuk terus bersama Pak Jusuf Kalla. Kalau konstitusi memperbolehkan, ya saya akan terus bersama Pak Jusuf Kalla," ujar Jokowi.

DPRD NTT Jamin akan Buat Ranperda Inisiatif Pengembangan Kopi

Jokowi memuji Kalla merupakan sosok dengan kemampuan lengkap, baik sebagai politikus maupun sebagai pelaku ekonomi di Indonesia.

"Saya belajar ke Pak JK mengenai dunia perpolitikan. Karena apapun, beliau ini sangat senior," ujar Jokowi.

Hujan Guyur Kota Kefamenanu dari Sore Hingga Malam

Bersama Kalla selama empat tahun terakhir memimpin Indonesia, Jokowi pun merasa bahwa Kalla adalah partner bekerja yang cocok dengan dirinya.

Sebab, meski keduanya sering berbeda pandangan tentang sesuatu hal, namun segala perbedaan tersebut tidak sampai membuat hubungan retak sehingga menyebabkan ketidakharmonisan.

"Selama empat tahun saya bersama Pak JK, enggak pernah ada permasalahan. Kami berbeda (pandangan) sering. Tapi jadi bermasalah, enggak pernah. Hubungan kami sangat baik," ujar Jokowi.

Diketahui, masa jabatan presiden dan wakil presiden diatur pada Pasal 7 Undang-Undang Dasar 1945. Meski pasal itu sempat diuji beberapa kali di Mahkamah Konstitusi (MK), namun hingga saat ini tafsir pasal itu masih tetap sama, yakni baik presiden dan wakil presiden sama-sama hanya diperbolehkan menjabat selama dua periode. (KOMPAS.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved