Berita Nasional

Terlibat Pertempuran Sengit di Puncak Kabo, Berikut 6 Fakta di Balik Perburuan KKB di Nduga, Papua

Terlibat Pertempuran Sengit di Puncak Kabo, Berikut 6 Fakta di Balik Perburuan KKB di Nduga, Papua

Terlibat Pertempuran Sengit di Puncak Kabo, Berikut 6 Fakta di Balik Perburuan KKB di Nduga, Papua
KOMPAS.com/HADI MAULANA
Pasukan Marinir saat operasi melumpuhkan lawan dan menduduki Pulau Tanjung Todak, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepri, dalam latihan Gladi Tugas Tempur (Glagaspur) tingkat III, Kamis (2/8/2018). Sebanyak 1.210 personel TNI AL yang tergabung dalam beberapa kesatuan mengikuti latihan Glagaspur III dalam meningkatkan kesiapsiagaan personel dan alutsista Koarmada I serta mengukur kemampuan Satuan Tugas Koarmada I dalam mendukung tugas TNI AL meminimalisasi ancaman dari laut. 

POS-KUPANG.COM - Pertempuran aparat keamanan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB) di Nduga, Papua, berlangsung sengit.

Helikopter milik TNI diberondong tembakan anggota KKB saat mengevakuasi Serda Handoko. Aparat gabungan TNI-Polri tak mau tinggal diam. Serbuan balasan segera dilancarkan dan akhirnya bisa memukul mundur KKB.

Aparat saat ini telah menguasai Pos TNI di Mbua dan terus melakukan penyisiran anggota KKB pimpinan Egianus Kogoya. Sementara itu, sejumlah korban pembantaian KKB telah ditemukan aparat.

Berikut ini fakta di balik perburuan KKB di Nduga, Papua.

Begini Perjuangan Mandor Jembatan di Papua Saat Diberondong Peluru Senjata KKB

Presiden Jokowi Pastikan Pembangunan Infrastruktur di Papua Tetap Berjalan

5 Fakta Terbaru Penembakan Sadis Papua, Temuan 15 Jenazah Hingga Satu Lagi Korban Selamat Ditemukan

1. Serda Handoko dan Pratu Sugeng tertembak oleh KKB di Pos TNI Mbua

Seorang prajurit Indonesia tengah berpatroli di sekitar Timika, Papua
Seorang prajurit Indonesia tengah berpatroli di sekitar Timika, Papua (AFP)

Sekitar pukul 05.00 WIT, Senin (3/12/2018), Pos TNI 755/Yalet, Mbua, tempat Jimmi bersama temannya diamankan, diserang oleh KKB.

Anggota KKB menyerang dengan senjata api standar militer, panah, batu dan tombak.

“Rupanya mereka tetap melakukan pengejaran. Serangan diawali dengan pelemparan batu ke arah Pos sehingga salah seorang anggota Yonif 755/Yalet, Serda Handoko membuka jendela, lalu ditembak dan meninggal dunia,” kata Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih Kolonel Inf Muhamad Aidi, Rabu (5/12/2018).

“Saat itu anggota di pos membalas tembakan sehingga terjadi kontak tembak dari jam 05.00 WIT hingga 21.00 WIT. Karena situasi tidak berimbang dan kondisi medan yang tidak menguntungkan, maka pada 4 Desember sekitar pukul 01.00 WIT, Danpos memutuskan untuk mundur mencari medan perlindungan yang lebih menguntungkan. Saat itulah salah seorang anggota, Pratu Sugeng, tertembak di lengan,” ujar Aidi.

2. Baku tembak di Puncak Kabo

Sejumlah pasukan TNI AD melakukan latihan perang di Hutan Baluran, untuk meningkatkan kemampuan dalam menjaga NKRI.
Sejumlah pasukan TNI AD melakukan latihan perang di Hutan Baluran, untuk meningkatkan kemampuan dalam menjaga NKRI. (Ahmad Faisol)
Halaman
1234
Editor: Eflin Rote
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved