Ketua LP3KD NTT Laporkan Hasil Pesparani Tingkat Nasional di Ambon kepada Uskup Agung Kupang

Kepada Uskup Agung Kupang, Frans Salem juga melaporkan keputusan LP3KN yang mempercayakan NTT sebagai

Ketua LP3KD NTT Laporkan Hasil Pesparani Tingkat Nasional di Ambon kepada Uskup Agung Kupang
FOTO HUMAS LP3KD NTT
Ketua Umum LP3KD Frans Salem dan para pengurus lainnya pose bersama Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Pr, Selasa (4/12/2018) pagi. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Ketua Umum Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) NTT, Fransiskus Salem melaporkan hasil yang diraih kontingen NTT pada Lomba Pesparani Nasional kepada Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Pr, Selasa (4/12/2018) pagi.

Lomba Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Tingkat Nasional I berlangsung di Ambon, ibu kota Provinsi Maluku tanggal 27 Oktober sampai 2 November 2018. Acara itu diikuti sekitar 8.000 peserta dari seluruh Indonesia.

Turut mendampingi Frans Salem saat bertemu Uskup Turang di Istana Keuskupan Agung Kupang yaitu pengurus LP3KD NTT antara lain, Sinun Petrus Manuk, John Dekresano, RD Simon Tamelab, Bernard Epu, Poli Tukan dan pengurus lainnya.

Ramalan Zodiak Hari ini, Capricorn akan Mendapat Untung Besar, Tapi Scorpio akan Boros di Hari Ini

Drakor Clean With Passion For Now Rating Tertinggi di Episode 1, Malam ini Episode 2 Tayang

Jin BTS Ulang Tahun, Ini Julukan Lucu Buat Jin, ARMY Sudah Tahu?

Kepada Uskup Agung Kupang, Frans Salem juga melaporkan keputusan LP3KN yang mempercayakan NTT sebagai tuan rumah penyelenggara Lomba Pesparani Tingkat Nasional kedua yang akan dilaksanakan tahun 2020 atau tahun 2021 mendatang.

Sebelum event nasional tersebut, kata Frans Salem, akan didahului lomba Pesparani tingkat kabupaten/kota dan lomba Pesparani tingkat provinsi.

Uskup Agung Mgr. Petrus Turang mengapresiasi pencapaian duta NTT di ajang lomba Pesparani Nasional yang pertama di Ambon.

Mengenai tuan rumah lomba Pesparani nasional, Uskup Turang meminta agar mempersiapkan segala sesuatu secara baik dalam koordinasi dengan pimpinan pemerintah daerah serta semua pemangku kepentingan.

Seperti pernah diwartakan, duta Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meraih Juara I untuk Kategori Mazmur Dewasa melalui pemazmur Yasinta Regina Uduk dari Kabupaten Belu.

Dari 12 katogori lomba Pesparani Tingkat Nasional I, Provinsi NTT memperoleh enam medali emas dan empat medali perak.

Keenam medali emas tersebut untuk kategori Mazmur Dewasa (Belu) , Bertutur Kitab Suci (Sumba Barat), Paduan Suara Gregorian Anak dan Remaja (Alor), Paduan Suara Gregorian Dewasa (Manggarai Barat), Paduan Suara Dewasa Wanita (Sikka) dan Paduan Suara Dewasa Campuran (Kota Kupang). Medali perak diperoleh dari kategori Mazmur Anak (Flotim), Mazmur Remaja (Flotim), Paduan Suara Anak (Kota Kupang), dan Paduan Suara Dewasa Pria (Lembata).

Saat itu, Ketua LP3KD NTT, Fransiskus Salem menyatakan kegembiraan daan sukacita atas hasil ini dan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Kota Kota Kupang, Kabupaten Aalor, Lembaga, Flotim, Sikka, Manggarai Barat, Sumba Barat dan Belu, para Uskup di NTT, para orangtua, peserta seluruh kontingen dan ofisial.

"Kita sudah memberikan yang terbaik, kita bangga dengan hasil ini. Kita syukuri sambil kita belajar dari Pesparani ini untuk pengembangan paduan suara, mazmur, bertutur kitab suci dan cerdas cermat ke depan. Apalagi kita calon kuat untuk tuan rumah Pesparani Nasional II nanti," ujarnya. (osi)

Editor: Putra
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved