Berita Kabupaten Lembata Terkini

Pemerintah Kabupaten Lembata Alokasikan Rp 6 Miliar untuk BCL

Pemkab Lembata mengalokasikan anggaran Rp 6 miliar dari rencana Rp 15 miliar untuk pembangunan permainan di Bukit Cinta Lembata (BCL)

Pemerintah Kabupaten Lembata Alokasikan Rp 6 Miliar untuk BCL
POS-KUPANG.COM/Frans Krowin
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lembata, Apol Mayan 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata mengalokasikan anggaran Rp 6 miliar dari rencana Rp 15 miliar untuk pembangunan aneka wahana permainan di Bukit Cinta Lembata atau disingkat BCL.

Proposal berisi permohonan intervensi dana untuk Gubernur NTT, Viktor Laiskodat juga sudah dikirim pada akhir November 2018 lalu.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lembata, Apol Mayan, ketika ditemui POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Senin (3/12/2018).

BPJN X Kupang Rayakan Harbak ke-73 PU Dengan Berbagai Kegiatan

"Tahun 2019 nanti, akan dilakukan pembangunan besar-besaran di Bukit Cinta Lembata (BCL). Rancangan anggaran untuk itu Rp 15 miliar. Dan dari rencana anggaran itu separuhnya dialokasikan dari APBD II sedangkan selebihnya kami minta bantuan Pemerintah Propinsi melalui APBD 1 NTT," ujarnya.

Menurut dia, saat festival 3 gunung diselenggarakan pada akhir September 2018 lalu, apresiasi masyarakat Lembata sangat tinggi. Bahkan apresiasi itu datang juga dari Pemerintah Propinsi (Pemprop) NTT.

630 Peserta CPNS di TTS Dinyatakan Lolos ke Tahap SKB

Kala itu, lanjut dia, semua kalangan meminta pemerintah untuk terus menata lokasi itu agar menjadi destinasi wisata unggulan di Lembata. Penataan itu tak hanya menyambut ivent tertentu tetapi dilakukan secara terencana sehingga BCL selalu dikunjungi setiap hari.

Selama ini, katanya, pemerintah berencana seperti itu. Makanya seusai penyelenggaraan Festival 3 Gunung itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lembata langsung membuat rencana untuk pengembangan BCL sebagai salah satu destinas unggulan di daerah ini.

Agar lokasi itu menjadi tempat favorit bagi pengunjung, lanjut Apol, pemerintah lantas merencanakan biaya pembangunan mencapai Rp 15 miliar. Dana sebesar itu, sebagiannya dialokasikan dari APBD II senilai Rp 6 miliar dan sisanya diharapkan bantuan dari Pemprop NTT melalui APBD 1.

"Kami sudah kirim proposal kepada Pemprop NTT untuk permohonan bantuan dana itu. Proposalnya sudah kami kirim sejak akhir November 2018 lalu," ujar Apol Mayan yang juga mantan Sekretaris Dinas PKO Kabupaten Lembata tersebut.

Tentang pembenahan destinasi lain di daerah itu, Apol menyebutkan, pembenahan itu sebenarnya telah dilakukan selama ini. Pada semua spot pariwisata di Lembata, penataannya selalu dilakukan dari waktu ke waktu. Hanya saja fokus perhatian pemerintah itu lebih besar diarahkan ke Bukit Cinta Lembata. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved