Berita Kabupaten Lembata Terkini

Polisi Belum Temukan Titik Terang Terkait Hilangnya 42 Ribu Kerang Mutiara di Desa Merdeka

Polisi belum menemukan titik terang kasus hilangnya 42 ribu kerang mutiara milik PT Cendana Indopearls di Desa Merdeka, Kecamatan Lebatukan

Polisi Belum Temukan Titik Terang Terkait Hilangnya 42 Ribu Kerang Mutiara di Desa Merdeka
POS KUPANG/FRANS KROWIN
Yohanis Wila Mira 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Sampai saat ini polisi belum menemukan titik terang kasus hilangnya 42 ribu kerang mutiara milik PT Cendana Indopearls di Desa Merdeka, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata pada awal 2018 lalu.

Meski demikian aparat Polres Lembata masih terus menghimpun berbagai informasi terkait hilangnya kerang pada lokasi budidaya mutiara di perairan Teluk Wai Enga tersebut.

"Kami sudah menyebarkan aparat ke lapangan untuk menghimpun semua informasi tentang itu. Tapi sampai sekarang kami belumnmenemukan titik terang," kata Kapolres Lembata, AKBP Janes Simamora melalui Kasat Reskrim, Iptu Yohanis Wila Mira ketika dihubungi POS- KUPANG.COM di Lewoleba, Lembata, NTT, Minggu (2/12/2018).

Dany Akui Masih Ada Pedagang Ternak Nakal, Kirim Ternak Secara Ilegal

Yohanis dihubungi tentang perkembangan penanganan kasus tersebut. Dikatakannya, kasus hilangnya 42 ribu kerang mutiara itu kini sedang ditanganinya. Hanya saja penanganannya masih terbentur pada minimnya informasi mengenai modus pencurian juga keterlibatan oknum tertentu dalam kasus tersebut.

Pembangunan Infrastruktur Menuju NTT Bangkit dan Sejahtera

Dalam menangani kasus itu, lanjut itu, pihaknya telah meminta keterangan manajemen PT Cendana Indopearls di Desa Merdeka. Pihaknya juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di perairan Teluk Wai Enga, tempat pembudidayaan kerang mutiara tersebut.

Selain itu, ungkap Iptu Yohanis, pihaknya juga telah menggali pelbagai informasi dari semua pihak, termasuk para petani nelayan di lokasi budidaya kerang mutiara milik perusahaan tersebut di Desa Babukerong, Kecamatan Nagawutun.

Akan tetapi, lanjut dia, dari semua informasi tersebut, belum terungkap sama sekali tabir tentang hilangnya puluhan ribu kerang mutiara tersebut.

"Jadi, dalam kasus itu polisi masih terus mengumpulkan berbagai informasi. Kami optimis dapat mengungkapkan kasus itu pada hari-hari ke depan," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, manajemen PT Cendana Indopearls melaporkan kasus hilangnya 42 ribu kerang mutiara yang dibudidayakan di Pantai Desa Merdeka di Teluk Wai Enga, Kecamatan Lebatukan ke Polres Lembata. Dalam kasus tersebut, perusahaan itu mengalami kerugian lebih dari Rp 2 miliar.

Selain melaporkan kasus itu untuk ditangani secara hukum, manajemen perusahaan itu juga mem-PHK-kan sejumlah petugas security di perusahaan tersebut. Para security itu diberhentikan karena dinilai tidak mampu melaksanakan tugas untuk mengamankan lokasi budidaya kerang mutiara di desa itu. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved