Kabupaten Manggarai Barat
Deman Berdarah Berkecamuk di Kota Pariwisata Labuan Bajo! Korban Bertambah 5 Orang
Korban serangan nyamuk DBD di Labuan Bajo bertambah 5 orang dan saat ini sedang dirawat di RSUD Komodo.
Penulis: Servan Mammilianus | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS--KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus
POS--KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Korban serangan nyamuk DBD di Labuan Bajo bertambah 5 orang dan saat ini sedang dirawat di RSUD Komodo.
Direktur RSUD Komodo, Mikael Yaman mengatakan itu kepada POS--KUPANG.COM, Jumat (30/11/2018).
"Kemarin (Kamis, Red) ada lima orang yang masuk UGD karena DBD, ada anak-anak dan ada remaja. Sampai hari ini masih dirawat" kata Mikael, saat ditemui di Kantor Bupati Mabar, Jumat (30/11/2018).
Dia membenarkan, pasien korban serangan DBD di Labuan Bajo mulai terjadi sejak Bulan September 2018.
Sebelumnya diberitakan, serangan DBD di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), menyebabkan tiga orang warga meninggal dunia.
Tiga orang korban, terdiri dari dua orang di Kecamatan Komodo dan satu orang di Boleng.
Untuk di Kecamatan Komodo terjadi pada awal November 2018 dan di Boleng pada Oktober 2018.
Kepala Dinas Kesehatan Mabar, dr Imaculata Veronika Djelulut, membenarkan itu saat dikonfirmasi POS--KUPANG.COM, Rabu (28/11/2018).
"Ada tiga orang yang meninggal dunia akibat serangan DBD. Sedangkan jumlah total kasus DBD hingga tanggal 25 November 2018, menyerang sebanyak 187 orang," kata Imaculata.
Dijelaskannya, korban yang meninggal dunia pada Bulan Oktober 2018 berusia 16 tahun. Sedangkan dua orang yang meninggal awal November berusia 7 bulan dan 3,9 tahun.
Dari 187 orang itu kata dia, sebanyak 184 sudah dan sedang dirawat, ada yang sudah pulang ke rumahnya dan ada yang masih dirawat. Sedangkan 3 orangnya meninggal dunia.
Dia menjelaskan, 187 kasus tersebut terdiri dari 20 kasus pada Bulan September; 42 kasus pada Oktober dan November sampai tanggal 25 terdapat 125 kasus atau mengalami peningkatan.
Kasus DBD paling banyak kata Imaculata terjadi di wilayah kerja Puskesmas Labuan Bajo yaitu 133 orang.
Paling banyak kedua di wilayah kerja Puskesmas Terang Boleng, sebanyak 14 orang.
Selanjutnya di wilayah kerja Puskesmas enteng Kecamatan Komodo sebanyak 13 orang.
"Kasus serangan DBD yang lainnya terjadi di wilayah kerja Puskesmas Rekas Kecamatan Mbeliling, sebanyak lima orang. Di Puskesmas Wae Nakeng Lembor satu orang. Kuwus juga satu orang," kata Imaculata.(*)