Berita Kota Kupang Terkini

Ewalde Taek Sebut Semangat Daur Ulang Sampah Telah Ada Sejak Dulu

Theodora Ewalde Taek mengatakan, semangat daur ulang sampah seperti ini sebenarnya telah dilakukakan pada tahun 2008 silam.

Ewalde Taek Sebut Semangat Daur Ulang Sampah Telah Ada Sejak Dulu
POS-KUPANG.COM/Ambuga Lamawuran
Sampah-sampah yang diolah petugas Dinas Kebersihan Kota Kupang menjadi paving block. Gambar diabadikan Rabu (21/11/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ambuga Lamawuran

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Anggota Fraksi Kebangkitan Indonesia DPRD Kota Kupang, Theodora Ewalde Taek mengatakan, semangat daur ulang sampah seperti ini sebenarnya telah dilakukakan pada tahun 2008 silam, saat kepemimpinan Dan Adoe dan Dan Hurek.

Bersama PKK, kata dia, mereka telah mendorong upaya daur ulang sampah, bahkan sampai pada tingkat kelurahan.

"Upaya seperti ini telah digerakan secara besar-besaran oleh TIM PKK di masa kepemimpinan Dan Adoe dan Hurek, dan telah dijalankan di masing -masing kelurahan," ujarnya, Rabu (21/11/2018).

Baca: Perangkingan Tes CPNS, Pemkab Sumba Timur Masih Menunggu Petunjuk Resmi Menpan-RB

Dia menjelaskan, masyarakat waktu itu begitu termotivasi untuk mengelolah sampah, terutama pada sampah rumah tangga.

"Sehingga paling tidak, sampah yang sampai di TPA hanya sampah residu," ujarnya.

Baca: Daur Sampah, dari Pupuk Organik hingga Tanam Kelor

Untuk itu, Ewalde mendukung upaya Dinas kebersihan Kota dalam mendaur ulang sampah tersebut.

"Apalagi semagat ini juga disampaikam Gubernur saat Kongres Pemuda Katolik kemarin. Beliau mengajak anak muda untuk sama -sama memerangi sampah," kata Ewalde.

 Untuk diketahui, sampah-sampah bertumpuk di depan Kantor Laboratorium Dinas Kebersihan Kota Kupang, Rabu (21/11/2018). Beberapa pekerja terlihat sedang memilah-milah sampah.

Sampah-sampah itu tak lagi dibuang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang terletak di Kecamatan Alak, Kota Kupang, namun ditumpukkan di depan kantor.

Di halaman belakang kantor, beberapa pekerja sedang mendaur ulang sampah-sampah tersebut. Pola pendauran ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu daur ulang sampah organik dan anorganik. (*)

Penulis: Lamawuran
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved