Berita Regional Terkini

Palsukan Tanda Tangan Kapolres Aceh Utara Saat Buat Laporan Kehilangan Motor, Pria Ini Ditangkap

RS (30) asal Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, ditangkap aparat Polres Aceh Timur karena memalsukan tanda tangan Kapolres Aceh Utara

Palsukan Tanda Tangan Kapolres Aceh Utara Saat Buat Laporan Kehilangan Motor, Pria Ini Ditangkap
KOMPAS.com/Masriadi
Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, memperlihatkan tersangka yang mengaku sepeda motor hilang dan memalsukan tanda tangan Kapolres Aceh Utara di Mapolres Aceh TImur, Selasa (20/11/2018) 

POS-KUPANG.COM | ACEH TIMUR - Seorang pemuda berinisial, RS (30) asal Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, ditangkap aparat Polres Aceh Timur karena memalsukan tanda tangan Kapolres Aceh Utara saat membuat laporan kehilangan sepeda motor miliknya.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro mengatakan, RS mendatangi Satlantas Polres Aceh Timur pada 24 Oktober 2018 untuk meminta surat blokir sebuah motor merek Yamaha Vixon berpelat nomor BL 5519 DAU.

Kepada polisi, RS mengaku sepeda motornya hilang di kawasan Aceh Utara dan telah membuat laporan kehilangan di Polres Aceh Utara.

Baca: Baiq Nuril Maknun Teriak-teriak, Ternyata Ia Mendapat Kabar ini dari Kejaksaan Agung RI

"Pelaku menunjukkan surat tanda lapor kehilangan dari Polres Aceh Utara. Petugas curiga, surat tersebut ditandatangani Kapolres Aceh Utara, tetapi pangkat dan NRP (nomor registrasi pokok) tidak sesuai," ujar Wahyu, di Polres Aceh Timur, Selasa (20/11/2018).

Kemudian, polisi menyelidiki kebenaran surat kehilangan sepeda motor tersebut. Diketahui surat itu palsu dan dibuat teman RS, HN, warga Aceh Timur.

Baca: Menpan RB Tegaskan Pemerintah Tak Akan Turunkan Passing Grade Tes CPNS, Ini Alasannya

"Setelah dimintai keterangan, tindakan ini dilakukan karena RS kredit sepeda motor kredit dan memalsukan kehilangan sepeda motor itu agar terbebas dari tagihan kredit tersebut," kata Wahyu.

Polisi kini menahan RS dan HN di Polres Aceh Timur untuk penyidikan lebih lanjut.

"Kami dalami lagi, apakah modus begini sudah lazim dilakukan antar mereka atau bagaimana," ujarnya. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved