Berita Ekonomi Bisnis

Nasib 'AME Raincoat' Setelah Jaket Cokelatnya Dibeli Jokowi

Ingat jaket cokelat yang dibeli dan langsung dikenakan Presiden Joko Widodo saat menghadiri Idea Fest 2018, pekan lalu?

Nasib 'AME Raincoat' Setelah Jaket Cokelatnya Dibeli Jokowi
KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI
Bimo Atiflugeni (25) pemilik brand Ame Raincoat saat ditemui di Happy Go Lucky Store, Jalan Ciliwung, Kota Bandung, Selasa (30/10/2018). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Ingat jaket cokelat yang dibeli dan langsung dikenakan Presiden Joko Widodo saat menghadiri Idea Fest 2018, pekan lalu? Kini, jaket bermerk 'AME Raincoat' itu tidak ada lagi di pasaran.

"Ya karena selang tiga hari setelah Presiden beli, itu jaket langsung ludes dibeli orang," ujar pemilik AME Raincoat, Mirza Miftahudin kepada Kompas.com, Kamis (1/11/2018).

Ketika itu, Mirza hanya mempunyai stok dua lusin jaket dengan jenis serta warna yang sama seperti yang dibeli Presiden. Seluruhnya ludes dibeli masyarakat.

Baca: Dua Kali tak Penuhi Panggilan, KPK Harap Taufik Kurniawan Beri Contoh Baik kepada Masyarakat

Bahkan beberapa hari setelah pameran, Mirza membuka pre order melalui media sosialnya dengan stok 50 jaket produk berjenis sama yang berasal dari gudang.

Dalam waktu kurang dari satu jam, kuota pun langsung terpenuhi. Itu pun masih tersisa puluhan permintaan masyarakat yang terpaksa belum dapat dipenuhi.

Baca: Jalan Aewoe-Wayupea Mulai Dikerjakan, Masyarakat Desa Kelewae Mengaku Senang

"Kami alihkan permintaan dengan warna lainnya, tetapi jenisnya sama seperti yang dibeli Pak Jokowi. Karena kan ada biru dongker dan hitam. Ya beberapa sih ada yang mau, daripada menunggu lama mungkin ya. Tetapi tetap, kebanyakan permintaannya cokelat," ujar Mirza.

Kini, Mirza belum berani membuka pre order. Sebab, ia masih mencari bahan baku produk jaketnya.

Menurut dia, bahan baku untuk jaket seperti yang dibeli Presiden memang agak sulit. Warna cokelat untuk bahan baku jaketnya cukup jarang di Indonesia. Kini, Mirza sedang mencari bahan baku dari produk lain selain yang ia selama ini beli.

"Produknya tentu yang lokal juga. Hanya mencari warna yang sama itu agak sulit. Setelah itu sudah ada, baru deh, kami berani buka pre order lagi, meskipun permintaan saat ini sudah sangat banyak ya. Tapi harap bersabar dululah," ujar dia.

Kemungkinan, titik terang mengenai ketersediaan bahan baku jaketnya itu baru didapatkan pekan depan. Artinya, pada saat itulah ia baru membuka pre order.

Halaman
123
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved