Berita Kabupaten Sikka

Tunjangan PPL Dialihkan Anggota DPRD Sikka Meradang! Ini Persoalannya

Namun pernyataan PPL dibantah Kepala Bappelitbang Sikka, Alfin Parera. Alfin menyatakan tidak mengucapkannya seperti ditulis

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
ASN PPL dan POPT Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Sikka, Selasa (30/10/2018) mengikuti rapat dengar pendapat dengan DPRD Sikka membahas tunjangan tambahan penghasilan di Kantor DPRD Sikka, Maumere. 

Laporan Wartawan  Pos-kupang.com, Eginius  mo’a

POS-KUPANG.COM.MAUMERE—Segelin tir anggota  DPRD  Sikka di  Pulau  Flores,  Propinsi NTT   meradang menyimak pernyataan   ASN  penyuluh pertanian lapangan  (PPL), pengendali  organisme pengganggu tumbuhan  (POPT) dan  pengawas mutu pakan ternak  di  Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan  Sikka   menyebut   dana   tunjangan  Rp 1,7 dialihkan   telah menjadi dana  pokok  pikiran  (Pokir)  DPRD  Sikka.

Namun pernyataan  PPL  dibantah  Kepala  Bappelitbang  Sikka, Alfin Parera.  Alfin menyatakan    tidak  mengucapkannya seperti ditulis  dalam  pernyataan  sikap  PPL  dan  POPT dibagikan  kepada  DPRD  Sikka.

 Angota  DPRD  Sikka,  Yohanes  Liodudeng menyatakan  pengalihan     tunjangan  tambahan  penghasilan  (PTP)  PPL dan POPT menjadi   Porkir  DPRD  Sikka  adalah fitnah.  “Inikan  fitnah dan menyebarkan ujaran kebencian,” kata  Yohanes.

Ketua  Fraksi  Partai Nasdem, Silfan Angi menyatakan  DPRD  tidak  pernah mencopot dana Rp 1,7  miliar untuk  Pokir  DPRD  Sikka. “Kesepakatan  politis  DPRD  dengan pemerintah   bukan mengambil dari  hak ASN. Faktanya   Pokir   DPRD  sudah berkurang  tidak sesuai  kesepakatan,” tegas  Siflan.

Charle Bertrandy  mengaku heran,   kalau  tunjangan  tambahan penghasilan PPL dialihkan  untuk  Pokir  DPRD. Faktanya  kata  Charles, Porkir   yang  diterima  DPRD  hanya berkisar  Rp    Rp 700  juta sampai  Rp  1  miliar.    *

 

 

 
 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved