Berita Kabupaten Lembata Terkini

Apolonaris Mayan Sebut Expo Uyelewun Raya Bukan Acara Biasa

Expo Uyelewun Raya yang akan diselenggarakan di Kedang, Kabupaten Lembata, Jumat hingga Minggu (26-28/10/2018), bukan acara biasa.

Penulis: Frans Krowin | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Frans Krowin
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lembata, Apolonaris Mayan 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM| KUPANG - Expo Uyelewun Raya yang akan diselenggarakan di Kedang, Kabupaten Lembata, Jumat hingga Minggu (26-28/10/2018), bukan acara biasa.

Kegiatan tersebut dalam rangka menggali semua potensi seni dan budaya yang ada di wilayah tersebut untuk dikenal dan dilestarikan.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lembata, Apolonaris Mayan, dalam pertemuan dengan Panitia Kerja (Panja) Expo Uyelewun Raya, di kantor dinas tersebut, pekan lalu.

Baca: Persaingan Ketat, Petrasia Tak Percaya Juara Pertama Debat

Rapat Panja itu dihadiri Kadis Kominfo Kabupaten Lembata, Markus Labi Waleng, Plh Kadis Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO), Mikhael Bala, Plt Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan, Mathias Beyeng, Plt Kadis Peternakan, Kanis Tuaq dan Kepala Pelaksana BPBD Lembata, Thomas Tip Des.

Baca: Pangdam IX Udayana Mayjen Benny Susianto Sebut Kapolda NTT Irjen Pol Raja Erizman dengan Kakanda

Dalam rapat tersebut, Apolonaris Mayan mengatakan, Expo Uyelewun Raya tersebut merupakan kegiatan terakbar yang pertama kali di Kedang bahkan Lembata pada umumnya. Kegiatan ini juga sebagai kesempatan emas bagi masyarakat Kedang untuk memperkenalkan semua potensi yang ada ke seluruh dunia.

Ia menyebutkan, Expo Uyelewun Raya itu akan berlangsung di Desa Benihading, Kecamatan Buyasuri. Acaranya dimulai Jumat (26/10/2018) yang dilanjukan pada Sabtu (27/10/2018) dan berakhir pada Minggu (28/10/2018).

Pembukaan expo itu, lanjut Apolonaris, diawali dengan karnaval budaya yang diikuti 44 desa di wilayah kedang. 44 Desa tersebut tersebar di dua kecamatan di bawah kaki Gunung Uyelewun, yakni Omesuri dan Kecamatan Buyasuri.

Karnaval Budaya tersebut, lanjut dia, dimulai dari Desa Kalikur menuju Desa Benihading. Dalam perjalanan tersebut, iring-iringan karnaval melewati Desa Nomal dan turun di Gereja Tuamado. Saat itu, rombongan disambut atraksi drum band dan gong gendang.

Dari tempat tersebut, rombongan lantas diarahkan ke lokasi expo di lapangan sepak bola Benihading. Rombongan akan disambut dengan seremoni adat di pintu depan lokasi expo.

Sesuai rencana, kata Apolonaris, Expo itu dibuka oleh Penjabat Sekda Lembata, Anthanasius Aur Amuntoda, yang diikuti dengan peninjauan stand expo oleh Amuntoda bersama rombongan. Expo itu diikuti oleh seluruh desa yang tersebar di dua kecamatan tersebut.

Sementara pada Sabtu (27/10/2018), ungkap Apolonaris, expo itu dimeriahkan oleh pentas seni dan budaya yang ditampilkan setiap desa. Acara expo itu berlangsung dari pagi pukul 08.00 Wita dsn berlangsung sepanjang hari hingga malam hari pukul 19.00 Wita.

Pihaknya optimis Expo Uyelewun Raya akan berlangsung sebagaimana yang direncanakan. Apalagi Disbudpar Lembata juga baru saja menggelar acara akbar yakni Festival 3 Gunung yang terpusat di Bukit Cinta. (*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved