Berita Kabupaten TTS Terkini

Pasukan Pengamanan PSU Patroli di Seputar Kota Soe, Kapolres TTS Imbau Tidak Ada Aksi Pawai

Kapolres TTS, AKBP Totok Mulyanto, DS, SIK mengatakan, situasi Kabupaten TTS saat pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) aman dan kondusif

Pasukan Pengamanan PSU Patroli di Seputar Kota Soe, Kapolres TTS Imbau Tidak Ada Aksi Pawai
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Anggota polisi sedang mengendarai sepeda motor guna melakukan patroli, Sabtu (20/10/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE - Kapolres TTS, AKBP Totok Mulyanto, DS, SIK mengatakan, situasi Kabupaten TTS saat pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) aman dan kondusif.

Untuk mencegah adanya insiden pasca perhitungan suara di TPS Selesai, pasukan pengamanan PSU Pilbup TTS melakukan patroli di seputar kota Soe. Hal ini guna memastikan keadaan tetap kondusif dan aman.

"Situasi pelaksanaan PSU sangat aman dan kondusif. Tetapi, untuk mencegah terjadi insiden pasca perhitungan suara, kita kerahkan pasukan kita untuk melakukan patroli. Kita juga sudah mengimbau kepada seluruh paslon untuk menahan diri dan tidak melakukan pawai. Hal ini untuk menjaga agar situasi tetap kondusif pasca pelaksanaan PSU, " ungkap Totok.

Baca: Turki Janji Ungkap Secara Rinci Kasus Tewasnya Jamal Khashoggi

Dia juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjaga situasi agar tetap kondusif. Seluruh pihak diminta menahan diri untuk menunggu putusan akhir Mahkamah Konstitusi (MK) agar situasi tetap aman.

"Kita juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak duduk kumpul-kumpul di pinggir jalan pada malam hari. Seluruh pihak kita harapkan berpartisipasi dalam menjaga situasi dan kondisi agar tetap kondusif," imbaunya.

Baca: Jokowi Berharap Suara di Jateng Bisa Menutupi Kekurangan di Jatim dan Sumatera

Terpisah, mantan Bupati TTS, Paul Mella mengatakan, pelaksanaan PSU telah dilakukan sesuai perintah MK. Selanjutnya, KPU dan Bawaslu Kabupaten TTS akan membuat laporan pelaksanaan PSU untuk disampaikan kepada Majelis hakim MK.

Dasar laporan inilah yang akan menjadi pertimbangan majelis hakim dalam membuat putusan terkait nasib Pilbup TTS. Oleh sebab itu, ia mengimbau kepada seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak termakan isu - isu provokasi.

"Semua pihak harus menahan diri agar situasi tetap aman dan kondusif. Tahan diri agar tidak termakan issue -issue provokasi yang hanya ingin mengacaukan daerah ini. Biarkan proses ini terus berlanjut dan hakim MK yang akan memutuskan hasil Pilbup TTS, " ujarnya.

Plh. Bupati TTS, Marthen Selan mengajak seluruh masyarakat Kabupaten TTS untuk menghormati hasil PSU. Apa pun hasil PSU itu merupakan suara rakyat yang harus dihormati.

Siapa pun yang menang, dialah pemimpin Kabupaten TTS dan seluruh pihak harus menghormati hal tersebut. Politik sudah usai, saat ini semua pihak harus bergandengan tangan untuk membangun daerah ini.

"Siapa pun yang menang, dia adalah bupati dan wakil bupati TTS, milik kita semua warga TTS. Jadi kita harus dukung. Saya minta semua harus menghormati hasil ini dan tetap jaga situasi agar tetap kondusif," ajaknya.

Pasangan calon bupati dan wakil bupati TTS, Obed Naitboho dan Alex Kase yang hendak dikonfirmasi pos kupang terkait pelaksanaan PSU belum berhasil dikonfirmasi.

Obed Naitboho saat dihubungi melakukan sambungan telepon, nomornya tidak aktif. Sedangkan Alex Kase berkali-kali ditelepon tidak dijawab. Hendrikus Babys selaku tim sukses paket Naitboho - Kase pun saat dihubungi telepon selulernya sedang tidak aktif. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved