Berita Kabupaten Ngada Terkini

Raubata Sebut Semua Parpol di Ngada Sudah Serahkan LADK

Juru bicara KPU Ngada, Aloysius Raubata, menyebutkan 12 parpol peserta Pilnas 2019 tingkat Kabupaten Ngada sudah menyerahkan LADK.

Raubata Sebut Semua Parpol di Ngada Sudah Serahkan LADK
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Suasana saat penyerahan LADK Parpol kepada KPU Ngada, di Aula KPU Ngada, Minggu (23/9/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | BAJAWA - Juru bicara KPU Ngada, Aloysius Raubata, menyebutkan 12 parpol peserta Pilnas 2019 tingkat Kabupaten Ngada sudah menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK).

"Sesuai tahapan dan jadwal Pilnas Minggu (23/9/2018) pukul 18.00 Wita parpol telah menyerahkan LADK ditingkat Kabupaten Ngada sampai pukul 17.05 sebanyak 12 Parpol peserta Pemilu tingkat KabupatenNgada. Karena sesuai PKPU no 29 tahun 2018 bagi Parpol yang tidak memasukan LADK dinyatakan GUGUR," papar Raubata, kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (26/9/2018).

Raubata menjelaskan Parpol yang sudah menyerahkan LADK ke KPU ada yang sudah lengkap dan ada yang masih butuh perbaikan.

Baca: Semua Sekolah di Kota Maumere Diliburkan, Ada Apa Ya?

1. PKB 10.40 (lengkap)
2. PKS (perbaikan)
3. Golkar (perbaikan)
4. Demokrat (perbaikan)
5. Gerinda (perbaikan)
6. Perindo (lengkap )
7. Hanura (perbaikan)
8. Garuda (perbaikan )
9. PAN (lengkap)
10. Nasdem (lengkap)
11.PDIP (perbaikan)
12. PSI.

"Dari 12 parpol memasukan LADK parpol dan LADK team kampanye Pilpres dari Koalisi Kerja yaitu PDIP.

Baca: Program Sekolah Lapang di Desa Laleten-Malaka Mendapat Respon Positif Masyarakat, Ini Alasannya

LADK yang telah dimasukan Parpol di KPU hasil penelitian dokumen dinyatakan lengkap dan perbaikan.

Yang berstatus perbaikan, parpol wajib memperbaiki sejak tanggal 23 sampai 27 September," kata Raubata.

Ia mengaku akan mendorong Parpol untuk memanfaatkan waktu masa perbaikan dengan baik. Sehingga prosesnya berjalan aman dan lancar.

"Dan kami terus mendorong parpol manfaatkan waktu yang ada ini. Apabila tidak bisa memperbaiki sampai akhir waktu, maka KPU akan meneruskan ke KAP (Konsultan Akuntan Publik) untuk melakukan penelusuran. Selanjutnya kami akan menunggu hasil dari KAP," tegas Raubata. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved