Berita Viral

Presiden Donald Trump Perintahkan Investigasi Google dan Facebook, Ternyata ini Penyebabnya

Presiden Donald Trump Perintahkan Investigasi Google dan Facebook, Ternyata ini Penyebabnya.

Presiden Donald Trump Perintahkan Investigasi Google dan Facebook, Ternyata ini Penyebabnya
NICHOLAS KAMM / AFP
Presiden AS Donald Trump 

POS-KUPANG.COM - Presiden AS Donald Trump Perintahkan Google dan Facebook'>Investigasi Google dan Facebook, Ternyata ini Penyebabnya.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menginstruksikan lembaga anti-trust dan penegakan hukum untuk melakukan penyelidikan ke induk Google, Alphabet, Facebook, serta berbagai media sosial lainnya.

Draft penyelidikan diketahui masih dalam tahap awal dan belum dilimpahkan ke lembaga manapun.

Rancangan tersebut berisikan amanah ke otoritas anti-trust untuk melakukan investigasi menyeluruh, apakah ada platform media online yang melangggar Undang-undang Anti-trust.

Baca: Pendaftaran CPNS 2018, Unggah Dokumen ke Sscn.bkn.go.id Ukuran File Tak Boleh Melebihi Batas

Baca: Hasil Grup C Piala AFC 2018, Timnas U-16 Indonesia Bermain Imbang 1-1 dengan Vietnam

Baca: Politik yang Memabukkan

Google doodle
Google doodle (Google)

Lembaga pemerintah lainnya diimbau untuk memberikan rekomendasi dalam satu bulan setelah draft ditandatangani, untuk menjaga persaingan dan mengatasi bias di platform online.

Draft tersebut meminta para lembaga federal untuk konsisten dengan undang-undang.

"Karena peran penting mereka di masyarakat Amerika, maka penting untuk melindungi warga Amerika dari tindakan tidak kompetitif yang dilakukan oleh sebagian besar platform online," tulis draft tersebut.

Dilaporkan Bloomberg, sebagaima KompasTekno lansir, Senin (24/9/2018), wakil juru bicara Gedung Putih, Lindsey Walters mengatakan jika draft tersebut belumlah hasil resmi dari Gedung Putih.

Jika nantinya dokumen tersebut telah ditandatangani, maka mandat dari Trump ini menegaskan eskalasi konflik antara Trump dan media sosial seperti Google dan Facebook, yang ia anggap telah meredam suara konservatif.

Baca: Erick Thohir Bakal Jadi Pemilik Klub Sepak Bola Inggris, Oxford United

Baca: Aktor Australia Damian Hill, yang Berperan di Film Pawno, Meninggal pada Usia 42 Tahun

Baca: Ini Waktu yang Tepat untuk Daftar CPNS 2018 Online Serta Alur dan Cara Foto Selfie

Logo Facebook di kantor Facebook Indonesia, di Jakarta.
Logo Facebook di kantor Facebook Indonesia, di Jakarta. ((ANTARA News/Arindra Meodia))

Kendati demikian, dalam draft itu tidak disebutkan perusahaan mana yang dimaksud.

Halaman
12
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved