Berita NTT Terkini

NTT Dapat DAK Rp 23,9 Miliar, Ini Paket Jalan yang Dikerjakan

Tahun 2018, Dinas PUPR Provinsi NTT mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemeirntah pusat senilai Rp 23.913.000.000 (Rp 23,9 miliar).

NTT Dapat DAK Rp 23,9 Miliar, Ini Paket Jalan yang Dikerjakan
ISTIMEWA
Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT, Ir. Andre W Koreh, MT (bediri) saat membawakan materi dalam rakor di Oelamasi, Kabupaten Kupang, Jumat (21/9/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kanis Jehola

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Tahun 2018, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTT mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemeirntah pusat senilai Rp 23.913.000.000 (Rp 23,9 miliar).

"DAK tersebut digunakan untuk mengerjakan tiga paket proyek di daratan Timor, Sumba dan Flores," kata Kepala Dinas PUPR NTT, Ir. Andre W Koreh, MT melalui Pelaksana tugas (Plt) Kabid Bina Marga, Dr. Alfons Theodorus, kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (21/9/2018).

Di Pulau Timor, demikian Alfons, dana DAK dialokasikan untuk pengerjaan peningkatan ruas jalan paket Oelamasi-Barate-Manubelon-Naikliu sepanjang 2,1 kilometer (Km) dengan nilai terkontrak Rp 7.532.946.000.

Baca: Febri Menangis Gara-gara Didesak Jadi TKI di Malaysia

Di Pulau Flores dialokasikan untuk pengerjaan peningkatan ruas jalan Paket Wailebe-Boniona-Waiwerang, Flores Timur (Flotim) sepanjang 2 Km dengan nilai terkontrak Rp 7.356.048.000.

Moderator, Dr. Alfons Theodorus (paling kiri) sedang memandu pelaksanaan rakor di Oelamasi, Jumat (21/9/2018).
Moderator, Dr. Alfons Theodorus (paling kiri) sedang memandu pelaksanaan rakor di Oelamasi, Jumat (21/9/2018). (ISTIMEWA)

Sedangkan di Pulau Sumba dialokasikan untuk pengerjaan peningkatan ruas jalan paket Gaura-Bondokodi, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) sepanjang 2 Km dengan nilai terkontrak Rp 7.373. 091.000.

"Untuk paket Gaura-Bondokodi, Kabupaten Sumba Barat Daya sudah 100 persen, dan Paket Oelamasi-Barate-Manubelon-Naikliu sudah PHO (Provisional hand Over)," kata Alfons.

Sesuai petunjuk teknis (Juknis), Jelas Alfons, di masing-masing wilayah yang mendapatkan pekerjaan menggunakan DAK, harus dilakukan rapat koordinasi (Rakor). "Karena itulah ralor kemarin (Jumat, 21/9/2018, red) kita laksanakan di Kabupaten Kupang," jelas Alfons.

Rakor di Kabupaten Kupang ini diikuti 6 kabupaten peserta dari daratan Timor ditambah Alor. Nara sumber dalam rakor tersebut, antara lain Kepala Dinas PUPR NTT, Ir. Andre W Koreh, MT, dari Bappeda NTT, Sonny Tella, dan dari Balai Jalan X NTT, Petrus Luan Taek. Sedangkan moderator, Dr. Alfons Theodorus.

Setelah rakor di Kabupaten Kupang, akan dilanjutkan dengan rakor di Waitabula, Kabupaten Sumba Barat, yang akan dihadiri peserta dari kabupaten se-daratan Sumba. Setelah itu dilakukan rakor di Kabupaten Flores Timur yang diikuti peserta dari kabupaten se-daratan Flores dan Lembata. (*)

Penulis: Kanis Jehola
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved