Berita NTT Terkini

Febri Menangis Gara-gara Didesak Jadi TKI di Malaysia

Febriana Tafui, perempuan asal Soe, NTT, hanya bisa menangis saat didesak oleh YT dan YA untuk berangkat menjadi TKI di Malaysia

Febri Menangis Gara-gara Didesak Jadi TKI di Malaysia
POS-KUPANG.COM/Laus Markus Goti
Febriana Tafui dan Yofia Bia saat di Pos Satgasnaker Bandara El Tari Kupang, Sabtu (22/9/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Febriana Tafui, perempuan asal Soe, Nusa Tenggara Timur (NTT), hanya bisa menangis saat didesak oleh YT dan YA untuk berangkat menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia, Sabtu (22/9/2018).

Malam itu, Jumat (21/9/2018) di rumah YT, Kelurahan Kayu Putih, Kupang, Febri diancam akan dimasukkan ke penjara dan mengganti uang milik DS jika Febri tak mau berangkat ke Malaysia.

Tangis perempuan asal Desa Tobu, Soe ini pecah saat mendengar ancaman YT dan YA.

Baca: Soal Penataan Ruang Terbuka Hijau dan Jalan, Fraksi PDI-P Minta Diskusi Lanjutan

Andaikata tahu bahwa dirinya akan diberangkatkan ke Malaysia, sejak awal, Febri tak akan pernah menerima tawaran mereka.

"Saya ditawarkan untuk bekerja di Jakarta. Saya mau datang jauh-jauh dari Soe, tetapi pas sampai di Kupang, saya malah dikasitau kalau sebenarnya saya mau diberangkatkan ke Malaysia setelah transit di Jakarta. Kalau saya tau mau ke Malaysia, saya tidak akan datang," ungkap Febri saat dimintai keterangannya oleh Satgaspam di Pos Satgasnaker, Sabtu (22/9/2018).

Baca: Jadi Cawapres, Maruf Amin Mundur sebagai Rais Aam PBNU

Febri tak sendiri, ia bersama dengan seorang ibu bernama Yovia Bia. Yovia hanya bisa menggunakan bahasa Dawan.

Dengan terpaksa keduanya memutuskan pergi ke Malaysia. Mereka diantar oleh YT ke Bandara El Tari Kupang.

Kepada keduanya YT berpesan agar jangan merespon siapapun yang menanyakan kemana mereka pergi.

Melihat gerak-gerik Febri dan Yovi yang tampak sedih dan bingung Satgaspam, Koptu Volkes Nanis, mendekati keduanya dan mencari tahu tujuan keberangkatan mereka.

Halaman
12
Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved