Berita NTT

Kronologis Oknum Polisi Diturunkan dari Pesawat Wings Air

Oknum polisi FHM diturunkan dari pesawat Wings Air 1923 pada Jumat (21/9/2018) gara-gara menyebut kata 'bom' saat berada dalam pesawat

Kronologis Oknum Polisi Diturunkan dari Pesawat Wings Air
istimewa
. Famillia (mengenakan sweater hitam) di Pos Avsec Bandara El Tari Kupang, Jumat (21/9/2018 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Oknum polisi FHM diturunkan dari pesawat Wings Air 1923 pada Jumat (21/9/2018) gara-gara menyebut kata 'bom' saat berada dalam pesawat tersebut yang hendak berangkat menuju Waingapu, Sumba Timur.

Berikut kronologis peristiwa tersebut

Pukul 05.30 FHM sudah berada di dalam pesawat Wings Air 1923. Ia menaruh barang bawaannya di kabin.

Karena pintu kabin belum ditutup, seorang pramugari kemudian menutup pintu kabin tersebut.

FHM yang duduk di bangku 3A, dekat pramugari yang sedang menutup pintu Kabin, mengatakan 'Itu bukan bom o'

Mendengar FHM mengatakan 'itu bukan bom o' pramugari sontak memberi peringatan kepada oknum polisi itu bahwa ia akan diturunkan dari pesawat.

"bapak akan saya turunkan jika berbicara yang tidak-tidak didalam pesawat,"  ungkap pramugari.

Padabpukul 06.10 Wita petugas GH TND  atas nama Defrianto Ndun mendapat perintah dari Pramugari atas nama Septian untuk menurunkan FHM.

Usai diakukan pemeriksaan, FHM langsung di antar ke Pos Avsec Bandara El Tari untuk diproses lebih lanjut. (*)

              

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved