Berita Kabupaten Lembata

Di Lewoleba-NTT! Pedagang Kosongkan Lokasi Rombengan

Para pedagang pakaian bekas atau biasa disebut rombengan (RB) di Pasar Pada, telah mengosongkan lokasi yang selama ini digunakan

Di Lewoleba-NTT! Pedagang Kosongkan Lokasi Rombengan
POS KUPANG.COM/FRANS KROWIN
Lokasi ini merupakan bekas tempat penjualan pakaian RB di Pasar Pada. Gambar diabadikan, Jumat (21/9/2018) pagi. 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA -- Para pedagang pakaian bekas atau biasa disebut
rombengan (RB) di Pasar Pada, telah mengosongkan lokasi yang selama ini digunakan sebagai tempat penjualan RB.

Sikap para pedagang RB itu setelah pemerintah kabupaten melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Lembata meminta mereka mengosongkan tempat jualannya karena pemerintah hendak membangun los pasar di lokasis tersebut.

Baca: Bank NTT Luncurkan CMS dan Program Cash Back Tabungan Flobamora

Disaksikan Pos Kupang.Com, Jumat (21/9/2018) pagi, lokasi penjualan RB itu, kini tak lagi berpenghuni. Bangunan yang selama ini mereka gunakan untuk berjualan, juga telah dibongkar seluruhnya.

Baca: Ini Lomba Kreatifitas Siswa dan Seni Budaya yang Digelar Pos Mahen

Menurut sejumlah pedagang di pasar itu, setelah mengosongkan tempat itu, para pedagang RB langsung memanfaatkan lantai II Pasar Pada untuk berjualan.

Alhasil, lantai II yang selama ini terkesan mubazir lantaran tak dimanfaatkan, kini relatif ramai. Para pengunjung yang berminat membeli pakaian RB langsung menuju lantai II pasar itu untuk berbelanja.

Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Lembata, Gabriel Bala Warat mengungkapkan, awalnya para pedagang itu keberatan alias tak mau pindah dari tempat jualannya. Namun setelah diberi pengertian akhirnya mereka secara mandiri meninggalkan lokasi itu dan menempati lantai II Pasar Pada.

Sekarang, lanjut Gabriel, lantai II pasar itu telah ramai oleh penjual dan pembeli. Aktivitas jual beli pakaian RB di tempat itu semakin ramai oleh pengunjung. Tak hanya ibu-ibu tetapi juga bapa-bapa, anak-anak dan para remaja di daerah itu.

"Ke depan, pemerintah akan terus menata lokasi pasar itu agar semakin baik sesuai dengan keinginan bersama. Apa yang dilakukan pemerintah ini untul satu tujuan, yakni menata wajah kota sambil meningkatkan pendapatan para pedagang yang berjualan di tempat itu," ujarnya. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help