Berita Rekrutmen CPNS 2018

Kuota yang Diberikan Tak Sampai Setengah dari Kebutuhan CPNS Kabupaten TTS

Tahun 2018 Kabupaten TTS mendapat kuota CPNS sebanyak 385 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Kuota yang Diberikan Tak Sampai Setengah dari Kebutuhan CPNS Kabupaten TTS
ISTIMEWA
Kepala BKD Kabupaten TTS, Linda Fobia 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE - Tahun 2018 Kabupaten TTS mendapat kuota CPNS sebanyak 385 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( Kemenpan dan RB).

Namun, kuota tersebut tak mencapai setengah dari kebutuhan CPNSD Kabupaten TTS saat ini.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten TTS, Linda Fobia mengatakan, saat ini Kabupaten TTS membutuhkan kurang lebih 2.000 aparatur sipil negara (ASN) tambahan.

Baca: Tak Hanya Divonis 6 Tahun Penjara, Bupati yang Terjerat Kasus Suap Ini Dicabut Haknya untuk Dipilih

Idealnya, Kabupaten TTS harus memiliki 8.000 tenaga ASN, namun saat ini di Kabupaten TTS baru memiliki 6.000 ASN dengan tambahan 918 tenaga honorer K2.

"Selain pertimbangan analisis jabatan (Anjab) dan analisis beban kerja (ABK), dalam penentuan kuota CPNSD, pemerintah pusat melihat pada kemampuan belanja pegawai suatu daerah. Harus diakui, kemampuan belanja pegawai kita hampir 100 persen bergantung pada anggaran dari pusat. Inilah pertimbangan mengapa kuota yang kita dapatkan tidak sesuai kebutuhan kita saat ini," ungkap Linda kepada POS-KUPANG.COM, Kamis ( 20/9/2018) di ruang kerjanya.

Baca: Parpol Sampaikan Laporan Awal Dana Kampanye Paling Lambat 23 September

Dari total 385 kuota CPNSD, terbanyak untuk tenaga guru yaitu sebanyak 235, tenaga kesehatan terdiri dari dokter, perawat, tenaga farmasi, analisis kesehatan lingkungan, penyuluh kesehatan dan perekam medis sebanyak 120 dan tenaga teknis umum sebanyak 30 CPNSD.

Selain guru, tenaga dokter umum menempati peringkat kedua terbanyak dengan 32 CPNSD. Sedangkan tenaga bidan, sama sekali tidak ada lowongan.

"Untuk dokter umum sendiri memang di puskesmas - puskesmas yang ada di Kabupaten TTS hanya dua puskesmas yang memiliki dokter umum dengan status ASN, sedangkan puskesmas lainnya hanya berstatus dokter PTT. Untuk tenaga bidan, memang tidak ada lowongan karena tenaga bidan kita sebenarnya sudah mencukupi tetapi persebarannya yang kurang merata," jelasnya.

BKD akan mengirim satu orang tenaga admin untuk mengikuti pelatihan di Denpasar, Bali. Tenaga admin untuk berfungsi untuk mengatur peserta yang melakukan pendaftaran lewat situs resmi yang sudah ditentukan BKN.

Selain tenaga admin, BKD Kabupaten TTS saat ini sedang melakukan rehab ruang laboratorium komputer yang akan digunakan untuk tes CPNSD mendatang.

Sebanyak 80 unit komputer akan disiapkan untuk menampung animo masyarakat yang ingin mengikuti seleksi CPNSD. Selain menggunakan komputer milik BKD, untuk memenuhi kekurangan komputer, BKD juga akan meminjam komputer milik sekolah-sekolah yang ada di seputaran Kota Soe.

"Ruang sementara kita rehab agar lebih nyaman dan representasi. Untuk komputer kita sudah sediakan 50 unit, sedang sisa 30 unit lainnya akan kita pinjam ke sekolah-sekolah. Saya pastikan tes CPNSD untuk Kabupaten TTS akan berlangsung di laboratorium komputer milik BKD, " ujarnya.

Terkait tersyaratan pendaftaran dan waktu pendaftaran, Linda meminta para pelamar untuk mengakses di situs sscn.bkn.go.id. Untuk waktu pasti pendaftaran masih menunggu kesiapan BKN pusat untuk memulai penerimaan pendaftaran. Oleh sebab itu, waktu pendaftaran masih menunggu kepastian dari BKN.

"Untuk syarat dan pendaftarannya langsung ke situs sscn.bkn.go.id. Nantinya usai mendaftar ke situs resmi BKN tersebut, lampiran berkas lamaran harus di kirim ke BKD Kabupaten TTS via kantor pos. Kami tidak menerima yang antar langsung ke kantor karena kami mengantisipasi pertemuan langsung dengan pelamar," jelasnya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help