Berita Kabupaten Sumba Barat

Kampung Adat Bondo Maroto Terbakar! Pemda Sumba Barat Bangun Dapur Umum

puluhan ibu dan bapa-bapa mulai memasak menyiapkan makan bagi 141 jiwa korban kebakaran Kampung Bondo Maroto.

Kampung Adat Bondo Maroto Terbakar! Pemda Sumba Barat Bangun Dapur Umum
pos kupang.com, petrus piter
dapur umum bagi korban kebakaran Kampung Bondo Maroto di Desa Kelembu Kuni, Kec.Kota Waikabubak, SB, Selasa (11/9/2018) 

Laporan Reporter Pos-kupang.com, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK--Pemerintah Kabupaten Sumba Barat dalam hal ini Dinas Sosial Kabupaten Sumba Barat, Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) dan Tagana bersama pihak kecamatan Kota Waikabubak mulai membangun dapur umum di lokasi kejadian terbakarnya Kampung Kampung Bondo Maroto, Desa Kelembu Kuni, Kecamatan Kota Waikabubak, Sumba Barat, Selasa (11/9/2018).

Nampak puluhan ibu dan bapa-bapa mulai memasak menyiapkan makan bagi 141 jiwa korban kebakaran Kampung Bondo Maroto.

Baca: 17 Rumah Kampung Adat Bondo Maroto di Sumba Barat Ludes Terbakar

Baca: Tim Futsal Kota Kupang Cukur Sumba Timur 5-0

Sekretaris daerah Kabupaten Sumba Barat, Drs.Umbu Dingu Dedi didampingi Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Sumba Barat, Imanuel Ani dan Camat Kota Waikabubak, Grace W.Ora, SSi ditemui pos kupang di tenda dapur umum di lokasi kampung Bondo Maroto, Selasa (11/9/2018) siang, mengatakan, semenjak kejadian semalam, aparat pemerintah sudah turun langsung ke lokasi kejadian ini.

Semalam, Bupati Sumba Barat, Drs.Agustinus Niga Dapawole sudah meminta agar penanganan korban kebakaran segera dilakukan. Dan pemerintah memutuskan mendirikan dapur unum untuk menyiapkan konsumsi bagi warga korban kebakaran ini. Kegiatan dapur umum ini dikoordinir dinas sosial Sumba Barat.

Selain itu pemerinath dalam hal ini badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) telah menurunkan bantuan terpal, beras, air bersih dan kebutuhan lain bagi warga korban bencana ini.

Harapan terpal yang dibagikan secepatnya digunakan warga membangun tenda untuk menetap sementara dulu. Kasihan rumah warga, semua sudah terbakar. Apalagi anak-anak keci harus mendapatkan tempat nyaman tidur meski hanya tenda sementara saja.

Sekda Umbu Dingu Dedi menambahkan, pemerintah menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari. Untuk memudahkan penyaluran bantuan, pemerintah telah membentuk posko penganan korban kebakaran. Dengan demikian terhadap warga yang ingin menyalurkan bantuan, dapat menyalurkan melalui posko tersebut. (*)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help