Berita Kabupaten Malaka

Dua Korban Kecelakaan Lalulintas di Malaka Tidak Menggunakan Helm dan SIM

Unit Lantas BKO Malaka di Polsek Malaka Tengah sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) peristiwa kecelakaan yang terjadi di Kada

Dua Korban Kecelakaan Lalulintas di Malaka Tidak Menggunakan Helm dan SIM
POS-KUPANG.COM/Teni Jenahas
Kasat Lantas Polres Belu, AKP Harman Hidayat.

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM | BETUN - Unit Lantas BKO Malaka di Polsek Malaka Tengah sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) peristiwa kecelakaan yang terjadi di Kada, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Senin (20/8/2018).

Hasil olah TKP menunjukan kedua pengendara kurang hati-hati saat mengendarai kendaraan. Kedua pengendara juga melanggar aturan berlalu lintas karena keduanya tidak memiliki SIM dan tidak menggunakan helm.

Kasat Lantas Polres Belu, AKP Harman Hidayat mengatakan hal itu kepada POS- KUPANG.COM saat dikonfirmasi, Senin (20/8/2018).

Baca: Polisi Tetapkan 8 Suporter Timnas sebagai Tersangka Rekondisi Tiket

Menurut Harman, kecelakaan terjadi saat sepeda motor Honda Revo, DH 5514 PE yang dikendarai Hendrikus Wua Lejab bergerak dari arah Betun menuju arah Wemasa hendak membelok kanan menuju cabang SDK Kada.

Saat yang bersamaan dari belakang bergerak sepeda motor honda CBR warna hitam tanpa plat nomor yang dikendarai Heriyanto Ulu Seran sehingga terjadi kecelakaan.

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor Revo Hendrikus Wua Lejab mengalami luka robek pada kepala bagian atas, luka lecet pada pipi kiri, luka lecet pada tangan kanan, rasa sakit dan bengkak pada paha kaki kanan dan luka robek pada tumit kaki kanan.

Sedangkan, pengendara SPM Honda CBR atasnama Heriyanto Ulu Seran mengalami luka memar dan bengkak kelopak mata kiri, bengkak dan lecet pada dahi kiri, bengkak pada pipi kiri, luka lecet dan bengkak pada bibir, serta pendarahan pada hidung. Kedua korban mendapat perawatan di RSPP Betun.

Hendrikus Wua Lejab yang berusia 59 tahun itu berprofesi sebagai guru PNS yang beralamat di Kampung Kada, Desa Lakekun, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka. Hendrikus tidak memiliki SIM C dan tidak menggunakan helm saat berkendara.

Heriyanto Ulu Seran berusia 20 tahun, seorang tukang ojek dengan alamat Kampung Uarau, Desa Babulu, Kecamatan Kobalim, Kabupaten Malaka. Heriyanto juga tidak memiliki SIM C dan tidak menggunakan helm saat berkendara.
Kerugian materi yang dialami kedua pengendara sekitar Rp 5 juta. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved