Berita Internasional

Polisi Ini Tuai Pujian karena Menyusui Bayi yang Tak Dikenalnya

Seorang polisi wanita di Buenos Aires, Argentina, menuai pujian setelah beredar foto dia tengah menyusui bayi yang tak dikenalnya.

Polisi Ini Tuai Pujian karena Menyusui Bayi yang Tak Dikenalnya
KOMPAS.com/CEN via Daily Mirror
Celeste Ayala (tengah) ketika menjadi relawan pemadam kebakaran. Dia menuai pujian setelah menyusui seorang bayi yang alami malnutrisi. 

POS-KUPANG.COM | BUENOS AIRES - Seorang polisi wanita di Buenos Aires, Argentina, menuai pujian setelah beredar foto dia tengah menyusui bayi yang tak dikenalnya.

Celesta Ayala yang berasal dari Berisso dilaporkan tengah bertugas di Rumah Sakit Anak Sor Maria Ludovica, ketika mendengar ada bayi menangis.

Mendengar tangisan bayi itu, Ayala mengambil inisiatif dengan menanyakan kepada staf rumah sakit apakah dia boleh memegang dan menyusuinya.

Baca: Pemprov NTT Diminta Segera Susun RKA

Diwartakan Daily Mirror Sabtu (18/8/2018), ketika Ayala mulai menyusui bayi itu, suara tangisannya mulai berkurang dan tenang.

Kepada lokal media, polisi yang menjadi relawan di skuad pemadam kebakaran itu berujar, dia langsung tahu si bayi lapar karena memasukkan tangan ke mulutnya.

"Saat itu adalah momen menyedihkan yang memilukan hati saya. Masyarakat harus sensitif terhadap isu yang menimpa anak-anak. Jangan dibiarkan," tegasnya.

Dilaporkan, bayi itu mengalami malnutrisi, dan merupakan anak bungsu dari enam bersaudara dengan ibunya mengalami kesulitan finansial.

Perbuatan Ayala menuai pujian dari salah satu staf rumah sakit, Marcos Heredia. Dia berujar bayi yang tak disebut identitasnya itu kotor dan bau.

Ucapan staf rumah sakit tak menggoyahkan niat Ayala untuk menunaikan tugasnya sebagai ibu. Karena itu, Heredia mengunggah foto menyusuinya di media sosial.

"Anda tak peduli meski dia bau. Anda juga tak mengenalnya. Namun, Anda tetap berperan laksana ibu kepadanya. Kerja bagus kawan!" ucap Heredia.

Selain Heredia, apresiasi juga dilayangkan skuad pemadam kebakaran. "Aksi yang dilakukannya memberikan kami kebanggaan," ulas mereka. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved